Tukang becak yang meninggal di ruang perawatan Puskesmas Klareyan dijenguk keluarganya (Foto: Ridwan)
PanturaNews (Pemalang) - Seorang tukang becak bernama Rohmadi (35) warga Desa Serang, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, ditemukan di sungai Dukuh Siampel RT. 08/03 Desa Klareyan, Kecamatan Petarukan, dalam keadaan sudah tidak bernyawa, Rabu 05 Desember 2012.
Dikatakan Akrom Muladi (40) Ketua RT 08/03, salah satu saksi kali pertama yang melihat peristiwa itu, Rabu sekitar pukul 06.30 begitu dia keluar dari rumahnya yang kebetulan dekat dengan sungai di tepi jalan tersebut kaget, karena ada becak yang terperosok. Begitu didekati ada orangnya yang ikut terjebur dan sudah dalam keadaan tak bernyawa.
"Selanjutnya saya nelpon salah satu anggota Polsek Petarukan, tidak lama kemudian petugas dari Polsek dating," tutur Akrom.
Kapolsek Petarukan, AKP Pranata, SH, MH saat dimintai keterangan setelah dilakukan visum oleh tim medis di Puskesmas Klareyan mengatakan, korban teridentifikasi adalah warga Desa Serang, Kecamatan Petarukan yang berprofesi sebagai tukang becak. Korban ternyata mempunyai sejarah penyakit epilepsi yang kadang saat kambuh bisa membahayakan dirinya. “Itu menurut keterangan Poldes Serang. Saat ini saya sudah menghubungi Poldes Serang, untuk membuktikan bahwa itu warganya untuk melihat langsung jenazahnya," terangnya.
Sementara itu Ketua Pokja Pelayanan Medis (Yanmed) Puskesmas Klareyan, dr. Agus Sukamto yang menangani jenazah tersebut mengatakan, bahwa korban memang mempunyai penyakit ayan atau epilepsy. “Itu dibuktikan dengan ciri-ciri yang ada,” kata dr. Agus.
Pihak keluarga korban sudah datang di Puskesmas didampingi Kepala Desa dan Poldesa Serang, selanjutnya korban dibawa pulang untuk dimakamkan.