Rabu, 14/11/2012, 08:20:32
Tiap Hari Macet, Warga akan Tuntut Ganti Rugi
-Laporan Takwo Heriyanto

Arus kendaraan padat merayap mulai masuk dari perbatasan Tegal-Brebes (Foto: Gaharu)

PanturaNews (Brebes) - Kemacetan di sepanjang jalur pantura Brebes, Jawa Tengah, yang diakibatkan adanya kerusakan jembatan sungai Pemali Brebes yang terus tejadi, membuat warga Kabupaten Brebes terus mengalami dampak kerugian yang banyak.

Aplagi dengan adanya proyek perbaikan jalan nasional, tepatnya di sepanjang Jalan Gajahmada dan Ahmad Yani Brebes, yang proses pengerjaannya tidak dilakukan setiap hari. Warga, khususnya pengguna jalan terus mengeluh, karena jalan yang dilaluinya menjadi terhambat akibat adanya penutupan jalan, sehingga mengalami penyempitan jalan.

Padahal, tidak sedikit warga khususnya pengguna jalan yang meninggal dunia akibat dari kemacetan yang hampir setiap hari itu terus terjadi. Selain itu aktifitas warga menjadi terhambat, dan debu yang beterbangan membuat warga terganggu.

"Untuk itu, kami atas nama masyarakat Kabupaten Brebes menuntut kepada Bina Marga untuk membayar ganti rugi. Sebab, selain berdampak kepada kerugian materi dan waktu, bahkan juga berdampak kepada nyawa orang lain yang dapat mengakibatkan kepada kematian," ujar Aris Hada, salah seorang warga Brebes kepada PanturaNews.Com, Rabu 14 November 2012.

Terhadap persoalan kerusakan jembatan sungai Pemali Brebes yang terus terjadi, menurutnya, hendaknya pihak pekerja jangan mengerjakan hanya secara insidentil, yang mana bahan baku seperti plat baja tidak berkualitas sehingga terus mengalami kerusakan dan bongkar pasang kembali.

"Meskipun jalan lingkar utara (jalingkut) dari Brebes, atau tepatnya di kecamatan Wanasari hingga Kota Tegal, pada nantinya akan dioperasionalkan, namun itu jangan dijadikan alasan oleh pihak pekerja melakukan bongkar pasang plat baja pada jembatan sungai Pemali asal-asalan," tegasnya.

"Kalau itu terus dilakukan, maka seterusnya jalur pantura Brebes akan mengalami kemacetan. Padahal disepanjang jalur pantura Brebes sendiri tidak ada jalur alternatif lain, baik dari arah barat maupun timur," sambungnya.

Terpisah Kasatlantas Polres Brebes, AKP Wahyudi SB, SH SIK saat dikonfirmasi di ruang kerjanya terkait hal tersebut mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Bina Marga agar upaya perbaikan jembatan sungai Pemali maupun perbaikan jalur pantura di sepanjang Jalan Gajahmada dan Ahmad Yani Brebes, agar proses pengerjaannya dipercepat.

"Termasuk juga berkoordinasi agar jalur yang ditutup karena perbaikan jalan yang proses pengerjaannya terhenti, untuk dibuka kembali agar tidak menimbulkan kemacetan panjang," katanya.

Pihaknya berharap kepada masyarakat maupun pengguna jalan agar bersabar dan waspada terhadap adanya kemacetan disepanjang jalur pantura Brebes hingga ke Kota Tegal ini.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita