Deputi Bidang Perumahan Swadaya Kemenpera, Jamil Ansari
PanturaNews (Jakarta) - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera), menyalurkan dana Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk sekitar 250 ribu unit rumah, dan ditagertkan selesai pada akhir November 2012 ini. Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat miskin dan masyarakat berpenghasilan rendah, untuk membangun maupun merehabilitasi tempat tinggal mereka sehinga lebih layak huni.
”Saat ini realisasi penyaluran dana BSPS oleh Kemenpera telah mencapai angka 71,32 persen atau sekitar 178.305 unit rumah di seluruh Indonesia atau senilai Rp 1,075 triliun,” ujar Deputi Bidang Perumahan Swadaya Kemenpera, Jamil Ansari, 12 November 2012 di Jakarta.
Menurut dia, pihaknya akan mempercepat proses penyaluran dana BSPS tersebut. Sehingga pada pertengahan bulan November ini, penyalurannya dapat mencapai 85 persen. Sedangkan pada akhir bulan November sudah selesai 100 persen.
"Proses penyaluran dana kepada masyarakat nantinya akan dilaksanakan oleh Kemenpera bekerjasama dengan Bank BRI," tutur Jamil.
Dia menungungkapkan, jumlah rumah yang akan dibantu oleh Kemenpera untuk pembangunan rumah baru masyarakat miskin sekitar 20.000 unit. Sedangkan untuk pembangunan rumah yang rusak sedang dan ringan 230.000 unit. Jumlah bantuan yang diberikan Rp 11 juta untuk pembangunan rumah baru, dan Rp 6 juta untuk pembangunan rumah rusak sedang dan ringan.
"Pada tahun 2012 ini jumlah permohonan yang masuk terkait program BSPS Kemenpera melebihi target yang telah ditetapkan. Jumlah proposal yang masuk mencapai angka 322.740 permohonan dari seluruh Indonesia. Setelah dilakukan verifikasi jumlah permohonan yang lolos sekitar 231.427 unit rumah," terang Jamil.
Selanjutnya, kemenpera akan meminta Satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di daerah yang membidangi masalah perumahan serta dibantu Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) terkait dengan pengawasan penyaluran di lapangan.
“Apabila SKPD bidang perumahan di daerah bisa lebih cepat mengirimkan permohonan bantuan sesuai syarat yang ditetapkan Kemenpera tentunya penyaluran dana tersebut akan lebih cepat lagi,” pungkas Jamil.