Senin, 22/10/2012, 12:00:48
Balita Penderita Tumor Mata Butuh Bantuan Biaya Operasi
TK-Takwo Heriyanto

Nurela Triyanti, penderita tumor mata

PanturaNews (Brebes) - Sungguh kasihan bila melihat Nurela Triyanti, balita usia 3 tahun ini. Pasalnya, anak ketiga dari pasangan Khaerudin (34) dan Waridah warga RT 5 RW 3 Desa Kemurang Wetan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menderita tumor di matanya.

Balita malang ini hanya bisa menangis, menangis dan menangis di pangkuan orangtuanya karena menahan sakit yang dideritanya itu. Terutama saat berbicara atau memasukan makanan ke mulut.

"Kadang-kadang saya juga ikut menangis terenyuh, sedih sekali ternyata jadi orang miskin. Anak saya beberapa hari banyak diam, karena untuk menangis sepertinya juga sakit. Berat badannya turun karena susah untuk makan," kata Khaerudin saat ditemui di rumahnya, Minggu 21 Oktober 2012.

Khaerudin menceritakan, awal mula anak bungsunya itu, pertama diketahui sejak dua bulan lalu, tepatnya setelah Hari Raya Idul Fitri kemarin. Di pipi kanan Nurela, muncul benjolan kecil. Setelah diperiksa ke Puskesmas terdekat dikatakan hanya benjolan gusi. Namun benjolan itu rupanya kian membesar, seminggu kemudian mulai membentuk kepalan tangan hingga sekarang menutup separuh wajah balita ini.

Matanya tak terlihat lagi bentuknya, hanya benda mirip bola yang menyembul keluar dengan balutan selaput-selaput saraf warna merah saja. Namun, kendati telah bolak-balik berobat, namun keluarga mengaku belum tahu pasti penyakit apa yang merenggut kebahagian putrinya itu. Tim medis yang menanganinya tidak memberitahukan secara jelas penyakit Nurela.

"Anak saya terakhir disarankan agar dirujuk ke RS di Semarang, karena di RSUD Brebes tidak sanggup. Sementara kami bingung dengan masalah biaya untuk operasi, karena kami tidak punya Jamkesmas," kata Khaerudin sembari menitikan air matanya.

"Dan terus terang kami sudah habis-habisan, tidak ada biaya lagi. Kami hanya berdoa semoga Allah SWT mengetuk dermawan untuk mengulurkan tangan agar anak kami bisa sembuh dan ceria lagi. Saya cuma ingin melihat anak saya tersenyum bahagia, penyakitnya sembuh," sambungnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita