Jumat, 13/07/2012, 07:07:44
Jokowi Jadi Jawaban Harapan Perubahan Jakarta
GHJay-SL. Gaharu & Riyanto Jayeng

Jokowi, Ahok dan Dewi Aryani diantara massa perempuan DKI Jakarta.

PantauraNews (Jakarta) - Hasil perhitungan cepat atau quick count Pilkada DKI Jakarta yang menunjukkan pasangan Jokowi-Ahok memenangkan putaran pertama, harus disikapi arif dan bijaksama. Jokowi menjadi jawaban terhadap harapan perubahan Jakarta yang lebih baik. Kesederhanaan dan sikap merakyat Joko Widodo (Jokowi), memang telah menjadi magnet kerakyatan yang luar biasa..

Demikian dikatakan Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, DR. Dewi Aryani, M.Si kepada PanturaNews, Jumat 13 Juli 2012 sore.

"Rakyat DKI sudah berada dalam kondisi jenuh, jengah dan mungkin marah dengan situasi kesemrawutan ibukota yang tak ada habisnya,” ujarnya.

Menurut Dewi, dalam ilmu sosial dapat dikatakan sebagai 'kejenuhan kolektif'. Karenanya, hadirnya sosok Jokowi menjadi jawaban terhadap harapan perubahan Jakarta yang lebih baik. Jakarta akan digirng rakyatnya sendiri menuju Jakarta Baru. 'Perubahan kolektif' inilah yang menjadi getaran kepedulian untuk memilih Jokowi.

"Peran perempuan juga amat besar, dimana pada putaran pertama Pilkada DKI kemarin mungkin belum menggunakan hak pilihnya, pada putaran kedua diharapkan bisa menjadi penambah suara dan perempuan harus menjadi 'agent perubahan' Jakarta baru. Nantinya proaktif saja jika tidak dapat kartu pemilih, pro-aktif datangi RT setempat dan perjuangkan haknya. Suara wanita yang 50 persen sangat menentukan nasib ibu kota ke depan," jelas Dewi.

Dewi yang juga Ketua PP Ikatan Sarjana NU menambahkan, bahwa para ibu juga by nature adalah agent keadilan, mereka suka yang sederhana, jujur, tidak melakukan korupsi sehingga para ibu merasa secure.

Jokowi, lanjut Dewi, merupakan sosok yang berasosiasi dengan harapan kemudahan-kemudahan kebut praktis. Pasar tradisional (murah, mudah). Biaya transport (mengurai macet), kemudahan mengelola rumah tangga (yang selama ini tertekan banjir).

“Jadi pantas kalau kita sebut Jokowi ramah juga kepada perempuan. Sepantasnya didukung, karena responsif kepada kebutuhan ibu-ibu,” tandasnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita