Ilustrasi
PanturaNews (Brebes) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng), secara resmi telah menutup pendaftaran bagi pasangan calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) untuk Pemilukada Brebes, Rabu 11 Juli 2012 pukul 24.00 WIB.
"Dengan demikian Pemilukada Brebes yang akan digelar pada 07 Oktober 2012 mendatang, hanya diikuti dua pasang calon bupati dan wakil bupati, yakni pasangan H Agung Widyantoro SH Msi – H Athoilah SE MSi, dan pasangan Hj Idza Priyanti AMd – Narjo," ujar Ketua KPU Kabupaten Brebes, Masykuri SPd, saat dikonfirmasi PanturaNews di ruang kerjanya, Kamis 12 Juli 2012.
Menurutnya, selama waktu pendaftaran sebenarnya ada tiga bakal calon yang mengambil formulir pendaftaran. Selain tim dari pasangan H Agung- H Athoillah dan Hj Idza-Narjo, tim bakal calon Yuniar Syamsul Hudha SE dari Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) juga mengambil formulir pendaftaran. Namun, hingga pendaftaran ditutup, Yuniar Syamsul Hudha tidak mengembalikan formulir pendaftaran.
“Mereka (tim Yuniar-red) mengambil formulir pada Rabu 11 Juli 2012. Karena tidak dikembalikan hingga pendaftaran kami tutup, berarti gugur. Mereka rencananya akan mendaftar dengan berkoalisi bersama partai-partai peserta Pemilu 2009 lalu yang tidak mendapatkan kursi di DPRD,” terangnya.
Tahapan selanjutnya, kata Masykuri KPU, mulai 13-18 Juli 2012 akan melakukan verifikasi terhadap berkas pada bakal calon yang telah dimasukan. Hasil verifikasi itu nantinya akan diumumkan kepada tim para bakal calon untuk dilakukan perbaikan, jika ditemukan berkas yang belum lengkap. Perbaikan itu dimulai sejak 19 Juli – 1 Agustus mendatang.
Setelah itu, KPU melakukan verifikasi ulang terhadap berkas calon yang sudah diperbaiki. Sedangkan penetapan bakal calon, sesuai jadwal akan dilaksanakan pada 25 Agustus. Ada pun mengundian nomor urut dilaksanakan pada 28 Agustus 2012.
“Jika setelah berkas diperbaiki dan diverifikasi ulang masih ditemukan ada bakal calon yang tidak lengkap, maka kami nyatakan gugur,” tandasnya.
Sekadar diketahui, bahwa untuk pasangan H. Agung Widyantoro- H Athoillah diusung koalisi Partai Golkar, PPP, PAN, PKB dan Partai Hanura. Sedangkan Hj. Idza Priyanti – Narjo diusung dan didukung koalisi partai PDIP, PKS, Gerindra dan Partai Demokrat.