Ilustrasi
PanturaNews (Brebes) - Data di Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Brebes, Jawa Tengah, mencatat darah yang terhimpun selama kurun waktu satu tahun terakhir atau di tahun 2011 lalu, pendonor terbesar dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Yakni sebanyak 2403 kantong, atau 40 persen dari total darah yang dihimpun sebanyak 6.053 kantong.
Di posisi kedua, adalah pendonor dari kalangan PNS sebanyak 950 kantong. Kemudian, disusul kalangan wiraswasta sebanyak 738 kantong dan karyawan swasta 665 kantong.
"Sejauh ini, kalangan pelajar dan mahasiswa memang menjadi pendonor terbesar di PMI kami," ujar Wakil Ketua PMI cabang Brebes, Drs Hartono didampingi Direktur Unit Donor Darah (UDD) PMI Cabang Brebes, dr Heru, Kamis 17 Mei 2012.
Dia mengatakan, PMI Cabang Brebes di tahun 2011 lalu berhasil menghimpun sebanyak 6.053 kantong darah dari pendonor yakni, donor sukarela sebanyak 5.091 kantong dan donor pengganti sebanyak 962 kantong.
Dalam satu hari rata-rata bisa mendapatkan sebanyak 17 kantong darah. Sedangkan jumlah permintaannya mencapai 6.323 kantong atau rata-rata 18 kantong/ hari. Ada pun jumlah yang terpenuhi sebanyak 5.869 katong dan belum terpenuhi 454 kantong.
"Jumlah darah tidak terpenuhi ini bukan berarti darah di UDD PMI cabang Brebes tidak ada, melainkan karena pasien yang membutuhkan darah mengendaki mengambil darah sesuai kebutuhan. Misal, yang seharusnya membutuhkan 4 kantong darah, tapi hanya mengambil 2 kantong dan ternyata sudah cukup," terangnya.
Direktur UDD PMI cabang Brebes menambahkan, tidak dipungkiri saat ini kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darahnya masih sangat kecil. Terbukti, jumlah pendonor dibanding jumlah penduduk Brebes yang menjacapi 1,7 jiwa lebih masih jauh dari ideal. Sesuai kententuan World Health Organization (WHO), ideal persediaan darah adalah 2 persen dari jumlah penduduk.
"Kalau di Brebes saat ini baru sekitar 0,3 persen dari jumlah penduduk. Ini bukti masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk berdonor darah. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk mendonorkan darah," tandasnya.