Sabtu, 12/05/2012, 10:07:46
43 Anggota Generasi Barisan Anshor Banser Ikuti Diklatsar
JAY-Riyanto Jayeng

Puluhan generasi Banser Kota Tegal mengikuti Diklatsar di lapangan sepak bola Pesurungan Lor (Foto: Riyanto Jayeng)

PanturaNews (Tegal) - Sebanyak 43 orang generasi Barisan Anshor Serbaguna (Banser) Kota Tegal, Jawa Tengah, mengikuti Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) di lapangan sepak bola Kelurahan Pesurungan Lor, Margadana, Kota Tegal, Jumat 11 Mei 2012.

Diklatsar yang direncanakan berlangsung hingga Minggu 13 Mei 2012 itu, bertujuan  membentuk jiwa kemandirian anggota Banser melalui penggemblengan kedisiplinan.

Hal itu disampaikan Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) GP Anshor Kecamatan Margadana, yang sekaligus selaku penyelenggara gelar Diklatsar, Mohammad Mashadi SPdi di sela-sela pelaksanaan Diklatsar, Sabtu 14 Mei 2012 pukul 01:00 dinihari.

“Diklatsar ini bertujuan mencetak kader-kader banser yang disiplin dan bertanggungjawab agar dapat berguna bagi sesame di tengah masyarakat yang plural. Masyarakat dari lintas etnis maupun agama tidak dilarang untuk meminta bantuan banser untuk mengamankan kelancaran kegiatan,” kata Mashadi.

Banser Mashadi mengatakan, anggota Banser harus memiliki jiwa dan tubuh yang tangguh serta mental disiplin yang bisa dipertanggungjawabkan. Alasannya, banser sebagai barisan serbaguna milik GP Anshor itu merupakan pasukan inti yang siap diterjunkan guna membantu meringankan beban sesame dalam bingkai menjaga keutuhan NKRI serta menjaga iklim kondusif di masyarakat dan pemerintah.

“Mengingat peranan banser yang multiguna itu, maka kami memberikan materi-materi penting seputar kepemimpinan dan kesosialan. Selain itu, materi diklatsar juga meliputi, pendidikan ke-anshor-an, ke-aswaja-an, ke-NU-an dan ke-banser-an. Anggota banser juga diberi materi diklatsar seputar baris berbaris, tata upacara militer dan sipil serta tindakan penanganan bencana atau SAR dan pendidikan lalulintas,” ujarnya.

Sebelumnya, Walikota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak dalam kata sambutan pembukaan Diklatsar Jum’at siang di kantor Kelurahan Pesurungan Lor mengatakan, tiap-tiap pribadi anggota banser harus menjiwai makna kebersamaan dalam format yang positif. Naluri kemanusiaan yang dimiliki oleh para anggota banser harus lebih mumpuni dari lainnya dalam bersikap dan bertindak terhadap kepedulian social kemasyarakatan.

“Kami sangat mendukung kegiatan diklatsar yang diterapkan kepada jiwa-jiwa muda yang visioner di kalangan banser. Banser sebagai bagian dari masyarakat harus memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan masyarakat dan tetap mengedepankan kedisiplinan serta memiliki jiwa kstaria yang bertanggungjawab,” tandas Ikmal.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita