Bupati Brebes saat membacakan sambutan Mendagri dalam upacara peringatan Hari Otda (Foto: Takwo Heriyanto)
PanturaNews (Brebes) - Pelayanan prima bisa terjadi manakala tata kelola pemerintahan terwujud dengan baik. Transparansi dan akuntabilitasnya sesuai dengan cita-cita good governance dan clean government.
Demikian disampaikan Bupati Brebes, Jawa Tengah, H. Agung Widyantoro SH MSi, saat membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Gamawan Fauzi dalam upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-16, di halaman Kantor Bupati Brebes, Rabu 26 April 2012.
"Jangan pernah berpikir, apalagi tergoda untuk berkompromi dengan integritas kita. Utamanya menyalahgunakan wewenang untuk kepentingan pribadi apalagi korupsi," ujarnya.
Menurutnya, pemimpin yang integritasnya tinggi dan memiliki etika prosfesionalisme, menjadi prasyarat bagi otonomi daerah. “Sebagai pelaku pembangunan, senantiasa harus menjaga mentalitas, integritas dan etika profesionalisme setinggi-tingginya," terangnya.
Disisi lain, pelayanan kepada masyarakat harus lebih diutamakan ketimbang kepentingan sendiri atau golongan. Sebab, rakyat itu raja yang harus dilayani oleh pemerintah daerah dalam upaya mensejahterakan kehidupannya.
Pemberian peran, kewenangan dan tanggung jawab yang jauh lebih besar kepada pemerintah daerah adalah untuk melayani rakyat secara lebih baik, lebih mudah, lebih cepat dan lebih murah. “Kita harus berprinsip segalanya untuk rakyat, dengan pelayanan optimal,” tandasnya.
Turut hadir dalam upacara peringatan hari Otda ke-16 antara lain Wakil Bupati Brebes Hj Idza Priyanti A Md, Para Kepala SKPD, Pejabat dan Karyawan dilingkungan Setda Pemerintah Kabupaten Brebes.