Rabu, 18/04/2012, 06:42:37
Tak Libatkan Struktural Partai, Langkah Idza Disorot
TK-Takwo Heriyanto

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng), terkesan menjual partainya sendiri. Sebab, menjelang Pemilukada Brebes yang akan digelar 07 Oktober 2012, partai berlambang banteng moncong putih itu, dinilai melakukan pembiaran terhadap langkah Hj. Idza Priyanti AMd yang selama ini dilakukan di tingkat bawah.

Pernyataan tersebut disampaikan kader PDI Perjuangan Brebes yang mengatas namakan diri sebagai Ketua Jaringan Warga PDI Perjuangan (Jaga Banteng) Brebes, Trisno Warsumdemah, Rabu 18 April 2012.

Trisno menganggap, berbagai kegiatan yang selama ini dilakukan Idza ke tingkat arus bawah sudah mendahului keputusan DPP PDI Perjuangan. Pasalnya, dia (Idza) dengan mempublikasi diri seolah telah memperoleh penugasan dan dipastikan akan mendapat rekomendasi sebagai calon bupati dari PDI Perjuangan. Disisi lain, telah membentuk tim sukses hingga tingkat bawah dengan menggunakan simbol partai, tapi tanpa melibatkan struktural partai.

"Itu artinya sama saja bentuk pembodohan publik dan tidak memiliki tata krama," ujar Trisno didampingi sekretarisnya, Nuradis saat pertemuan kader Jaga Banteng.

Pihaknya juga mengecam adanya upaya mengekspolitasi PDI Perjuangan untuk kepentingan individual, apalagi jika ada arahan kepada PAC-PAC untuk membuat bargaining dengan peserta penjaringan di DPC PDI Perjuangan.

"Kami harap agar semua pihak bisa menghormati mekanisme internal partai. Idza bersama timnya harus bisa menahan diri melakukan klaim-klaim sepihak. Kita harus tunggu dan menahan diri. Keputusan DPP jika nanti memang benar telah ditetapkan, siapapun kita dukung asal sesuai mekanisme," terangnya.

Menyikapi hal tersebut, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, H. Illia Amin, saat dikonfirmasi wartawan mengatakan bahwa persoalan langkah Idza, adalah hak masing-masing, DPC sifatnya masih pasif.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita