Kamis, 12/04/2012, 06:56:55
Lagi, Guru dan Siswa Desak Pencopotan Kepala Sekolah
TK-Takwo Heriyanto

Guru dan siswa-siswi SMAN 1 Ketanggungan menyampaikan desakanya agar kepala sekolahnya dicopot (Foto:Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Tak tahan dengan temperamen dan track record yang buruk, puluhan guru dan siswa-siswi SMAN 1 Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, kembali mendesak kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes, agar segera mencopot Indah Rahmawati sebagai Kepala Sekolah (Kepsek).

Desakan pencopotan Kepsek tersebut disampaikan saat pertemuan dengan Dinas Pendidikan, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), di kantor Dewan Pendidikan Brebes, Kamis 12 April 2012.

Mereka menilai track record Indah Rahmawati selama menjabat kepala sekolah di sejumlah sekolah lain, sudah mendapat keberatan dari sekolah tersebut karena temperamenya yang buruk. Dia dianggap gagal jadi Kasek.

"Kami harap Dinas Pendidikan segera menyikapi, setidaknya saat ini buat nota tugas kepada Kasek sekolah terdekat untuk mengampu sementara waktu menjelang UN, agar nantinya jangan sampai mengganggu kepentingan siswa," ujar Naryo, salah satu guru, dalam penyampaian desakannya kepada Kepala Dinas Pendidikan Brebes, Dr. Angkatno.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Brebes, Dr Angkatno, menyerahkannya kepada Bupati dengan pertimbangan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat). Sebab, pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk mengganti, apalagi memutasi kasek.

"Jadi yang jelas ada prosedur dan tidak bisa instan. Kita utamakan praduga tak bersalah sebelum ada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Inspktorat," tandas Angkatno.

Diberitakan sebelumnya, puluhan siswa dan guru SMA Negeri 1 Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes, menuntut mencopot Indah Retnowati sebagai Kepala Sekolah (Kepsek) setempat, Selasa 20 Maret 2012.

Mereka menuding Kepsek tersebut, selalu bertindak arogan dan otoriter selama menjabat sebagai Kepsek. Para guru dan siswa mengancam akan mengusir dan menyegel ruang Kepsek, jika sampai Rabu 21 Maret 2012 pagi, Indah masih menjabat sebagai Kepsek.

Dari pantauan PanturaNews di Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes, guru dan siswa yang berjumlah 48 orang itu hanya ditemui Kabid Dikmen, Sri Lahir. Satu persatu para guru maupun perwakilan siswa menyampaikan tuntutan mundur Indah Retnowati sebagai Kepsek. Sebab, Indah selama ini dianggap arogaan dan otoriter, sehingga membuat suasana sekolah selalu tidak kondusif.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita