Minggu, 19/02/2012, 06:54:28
Semarakkan HPN, FKWB-PWI Gelar Serangkaian Kegiatan
TK-Takwo Heriyanto

Festival Band Musik Cinta Peringatan HPN di halaman Pujasera Brebes (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Dalam memeriahkan Hari Pers Nasional (HPN) ke-66 tahun 2012, Forum Komunikasi Wartawan Brebes (FKWB) bekerjasama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pokja Brebes, menggelar berbagai kegiatan perlombaan dan bhakti sosial.

Ketua PWI Pokja Brebes, Fatah El Zaman, Minggu 18 Februari 2012, mengatakan kegiatan perlombaan yang sudah dilaksanakan, yaitu Festival Band Musik Cinta. Kegiatan itu diadakan di halaman Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) Brebes, Sabtu 17 Februari 2012.

Dalam lomba yang diikuti oleh 34 peserta band dari berbagai wilayah di Kabupaten Brebes dan sekitarnya itu, sebagai juara satu diraih oleh peserta band dengan nama Lavezy. Juara dua diraih oleh peserta band dengan nama Man In Blues. Sedangkan juara tiga diraih oleh peserta band dengan nama Arum Manis.

Menurutnya, kegiatan yang dibuka oleh Bupati Brebes H. Agung Widyantoro SH MSi yang diwakili oleh Wakil Bupati Hj. Idza Priyanti Amd ini, juga dimeriahkan dengan syair puisi yang dibawakan oleh budayawan pantura, yaitu Drs. Atmo Tan Sidik. Adapun syair puisi yang dibawakan itu dengan tema "Dodol dawet nang lamaran. Sing nglayani ramah tur ayu. Ndas mumet ora karuwan. Mikir bawang sing ora payu.

Sementara, lanjut Eel (panggilan akrabnya-red), untuk kegiatan bhakti sosial berupa pengobatan massal gratis atas kerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Brebes. Rencananya, kegiatan bhakti sosial itu akan diadakan di Desa Jemasih, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, pada 25 Februari 2012 mendatang. 

"Kemudian, kami juga akan mengadakan puncak resepsi HPN ini, di Pendopo Kabupaten Brebes, pada 23 Maret 2012 mendatang," ujarnya.

Eel menambahkan, pers memiliki peran dan tanggung jawab yang besar dalam menjaga perdamaian dan demokrasi di Kabupaten Brebes. Oleh sebab itu, dia mengajak semua kalangan pers untuk mampu berbuat maksimal demi menjaga keutuhan bangsa, sekaligus sebagai pengawal demokrasi di daerah.

"Yang paling penting jangan sampai pers itu menjadi corong atau bersikap tidak netral. Itu yang harus dijaga. Dan HPN ke-66 ini kita jadikan momentum untuk memperbaiki diri dan meningkatkan profesionalisme kita," tandasnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita