Rabu, 01/02/2012, 06:56:05
Tolak Bawang Impor, 150 Petani Geruduk Kementan
TK-Takwo Heriyanto

Petani dan pedagang bawang Brebes berangkat ke Jakarta untuk demo tolak bawang impor di Kementan (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Sedikitnya 150 petani dan pedagang bawang merah asal Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Rabu 01 Februari 2012 menggelar aksi demo menolak impor bawang se-Indonesia di Kementrian Pertanian (Kementan) Jakarta. Rombongan berangkat dari Alun-alun Brebes dengan menggunakan dua bus, Selasa 31 Januari 2012 sekitar pukul 22.30 WIB.

Koordinator aksi demo, Tubagus Angke, saat dikonfirmasi PanturaNews mengatakan rombongan petani dan pedagang yang berjumlah 150 orang itu, selain menolak impor bawang merah se-Indonesia, juga untuk mengusut adanya indikasi dumping oleh negara India, hingga petani mengalami kerugian sekitar Rp 1,5 triliun.

Kemudian para petani dan pedagang bawang, juga meminta kepada Kementan agar melakukan protes kepada World Trade Organization (WTO). Selanjutnya, WTO harus bisa memberikan sanksi kepada India.

Bahkan mereka juga akan mendesak Menteri Pertanian, Ir H Suswono MMA untuk membubarkan Dewan Bawang Nasional karena diduga hanya mencatut nama petani dan pedagang bawang Brebes. Pasalnya, anggota organisasi itu sebenarnya bukan petani dan pedagang bawang Brebes, tetapi pedagang bawang besar dari Cirebon.

"Bukan itu saja, mereka mendesak kepada Kementan untuk dibuatnya kebijakan perdagangan impor bawang merah yang bisa melindungi petani Indonesia," terang Tubagus.

Sebelum berangkat ke Jakarta, perwakilan dari para pendemo tersebut melakukan atraksi barongsai dan burok di Alun-alun Brebes. Sehingga menarik perhatian bagi para pengunjung maupun pengguna jalan yang berada di lokasi tersebut.

Aksi kesenian itu juga akan dilakukan di depan Kantor Kementan Jakarta. Selain melakukan aksi kesenian tersebut, perwakilan petani juga secara simbolis menyerahkan bawang merah lokal kepada perwakilan pejabat Pemkab Brebes, Drs. H. Rais Khana.

Penyerahan bawang merah lokal secara simbolis itu juga akan diberikan kepada Menteri Pertanian, Ir H Suswono MMA saat tiba di Jakarta Rabu 01 Februari 2012.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita