Agung Widyantoro (kedua dari kiri) dan Idza Priyanti (ketiga dari kanan) foto bersama sesuai meyerahkan formulir pendaftaran (Foto: Takwo Heriyanto)
PanturaNews (Brebes) - Pengembalian berkas formulir pendaftaran bakal calon (Balon) bupati dan wakil bupati pada proses penjaringan di DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes untuk Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Brebes 2012, sejumlah kandidat mulai menyerahkan berkas formulir pendaftaran. Diantaranya adalah, H. Agung Widyantoro SH MSi dan Hj. Idza Priyanti AMd.
Kedua balon yang nota benenya adalah Bupati dan Wakil Bupati Brebes itu, secara bersamaan menyerahkan berkas formulir pendaftaran di DPC PDI Perjuangan Brebes, Senin 30 Januari 2012 sekitar pukul 20.00 WIB.
Agung Widyantoro yang juga Ketua DPD Partai Golkar Brebes itu, datang menyerahkan berkas formulir pendaftaran didampingi pengurusnya, yaitu Ir. H. Iskandar. Sedangkan Idza Priyanti, selain didampingi suaminya, Kompol Drs. H. Warsidin juga didampingi oleh keluarga besarnya termasuk Walikota Tegal, H. Ikmal Jaya dan ibunya, Hj Rukayah.
Usai menyerahkan berkas formulir pendaftaran, kepada PanturaNews, Agung Widyantoro mengatakan, pihaknya melakukan proses pendaftaran di DPC PDIP dengan niatan tulus untuk menjalin proses koalisi antara PDIP dengan Partai Golkar, seperti pada saat koalisi di Pilkada 2007, saat dirinya berpasangan dengan H. Indra Kusuma S.Sos.
"Selanjutnya, atas nama pribadi saya berkirim salam hormat kepada H. Indra Kusuma selaku Ketua DPC PDIP beserta para pengurusnya," ujar Agung.
Menurutnya, setelah penyerahan berkas formulir pendaftaran tersebut, pihaknya akan melakukan langkah proses komunikasi politik antara kedua partai ini, sebagai wujud koalisi dalam Pilkada 2012 mendatang.
Namun demikian, dengan proses penjaringan itu pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada PDIP, baik dari mulai tingkat pusat, provinsi maupun kabupaten untuk mengambil keputusan yang terbaik.
"Saya yakin proses dan mekanisme yang dilakukan PDIP ini, tentunya semua bermuara kepada kebaikan. Apapun keputusannya kami taat azaz, kami akan menerima keputusan apapun dengan legowo. Kalau kita diterima, syukur Alhamdulilah. Berarti niat koalisi ini bisa dilanjutkan kembali. Tapi ketika memang PDIP punya kebijakan lain, saya tetap akan menerima dengan legowo dan akan menjadi peserta yang baik serta taat aturan," tutur Agung.
Sementara Hj. Idza Priyanti saat dikonfirmasi PanturaNews mengungkapkan, bahwa dia menyerahkan berkas formulir pendaftaran untuk diposisi calon wakil bupati (G2).
"Kenapa saya tidak ambil posisi posisi G1 (Bupati), karena melihat kempauan saya harus belajar lebih jauh lagi. Terkait jika ada partai lain yang akan mencalonkan saya, saya akan tetap komitmen dengan PDIP, tidak akan menyebrang ke partai lain. Sebab saya berangkat menjadi Wakil Bupati Brebes juga berangkatnya dari PDIP," terang Idza.
Sementara H. Ikmal Jaya yang sekaligus sebagai kakak kandung Idza, saat dikonfirmasi terkait pencalonan Idza, enggan berkomentar. "Saya hanya warga biasa mas," ujarnya singkat.
Selain kedua balon tersebut, juga terdapat kendidat lain yang menyerahkan berkas formulir pendaftaran. Diantaranya Drs. H. Kartomo MM, Yuniar Syamsul Huda SE, Narjo, Dr. H. Muntoha Nasuha MPd, H. Sarei Abdul Rasyid. Kemudian Drs. H. Supriyono, Drs. Suporo, Faisal Yudi SH, Rusman SPd, Ismail Ibrahim serta Aqip Ardiansyah.