Hj. Idza Priyanti, AMd
PanturaNews (Brebes) - Wakil Bupati Brebes, Jawa Tengah, Hj. Idza Priyanti, AMd membantah tudingan yang menyatakan dirinya melirik partai selain PDI Perjuangan, untuk digunakan sebagai kendaraan politik dalam bursa Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Brebes 07 Oktober 2012.
Pernyataannya itu sekaligus sebagai penegasan bahwa Idza, selaku kader partai, masih konsisten dengan PDI Perjuangan.
Hal itu disampaikan Idza saat diwawancarai PanturaNews di sela-sela acara Haul KH Ma’Mun Ma’sum Ke-26 di Ponpes Assalafiyah, Luwungragi, Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Minggu 29 Januari 2012 pukul 22:15 WIB.
Menurut Idza, kabar yang mengatakan dirinya hendak menyebrang dari PDI Perjuangan ke partai lain pada saat Pemilukada Brebes, diakui sempat membuat gerah suasana ruang lingkupnya di jajaran PDI Perjuangan.
“Itu hanya isyu murahan jelang Pemilukada, sangat tidak mungkin saya yang notabene adalah kader PDI Perjuangan, akan menggunakan partai lain dalam bursa Pemilukada nanti. Saya tetap konsisten dengan PDI Perjuangan,” tandas Idza.
Lebih jauh Idza mengatakan, dalam penjaringan bakal Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) yang dibuka DPC PDI Perjuangan Brebes, dirinya sekaligus mengambil dua formulir. Sedangkan rencananya, formulir baru akan diserahkan ke panitia penjaringan Senin 30 Januari 2012.
“Selaku kader partai, saya siap ditugaskan menjadi apa saja. Yang menentukan saya harus menjadi calon bupati atau wakil Bupati itu adalah keputusan internal pengurus PDI Perjuangan di tingkat DPP. Yang pasti, sampai saat ini saya belum pernah mengumumkan akan berpasangan dengan siapa, biarlah itu urusan DPP,” ujarnya.
Sementara itu di tempat yang sama, anggota Departemen Pertanian, Kelautan dan Perikanan DPP PDI Perjuangan, Damayanti Wisnu Putranti SIP mengatakan, bahwa tudingan yang menimpa Idza Priyanti, hanyalah isu murahan yang akan menyudutkan eksistensinya sebagai kader terbaik PDI Perjuangan.
“Kita baru saja dengar sendiri, bahwa dia tidak akan menyeberang ke partai lain. Idza Priyanti, dulu atau sampai kapanpun tetap menjadi kader PDI Perjuangan. Mengenai mekanisme dan evaluasi penjaringan biarlah menjadi urusan internal partai, kita tunggu saja nanti hasilnya. Partai akan komitmen mengawal kader-kader terbaiknya, agar berhasil menduduki kursi tampuk kekuasaan seperti Idza Priyanti,” tandas Damayanti.