Ilustrasi
PanturaNews (Tegal) - Munculnya aksi penolakan dari ratusan pengusaha ikan filet, bakul ikan dan pengusaha ikan asin yang tergabung dalam masyarakat penggiat perikanan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tegalsari, terkait rencana pembangunan cold storage langsung direspon DPRD Kota Tegal.
Menindak lanjuti persoalan tersebut, DPRD akan memanggil Pemkot untuk segera diadakan rapat kerja. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kota Tegal, H Edi Suripno SH, Selasa 24 Januari 2012.
Menurut Edi, hingga kini pihaknya justru belum mengetahui tentang rencana detail pengembangan dan pemanfaatan lahan di kompleks PPP Tegalsari. "Kami justru tahu munculnya masalah ini dari media," ujarnya.
Edi menegaskan, rapat kerja perlu dilakukan untuk meminta penjelasan secara rinci kepada Pemkot Tegal melalui instansi terkait tentang masalah tersebut. Dengan demikian, bisa dilakukan pembahasan bersama guna mencarikan solusi yang terbaik.
"Secara prinsip kami tidak akan gegabah dalam mengambil keputusan. Sebab, kami sangat memperhitungkan masalah untung rugi bagi masyarakat," tegasnya.
Hal senada disampaikan Ketua Komisi I DPRD, Hendria Priatmana SE. Menurut Hendria, pihaknya selaku lembaga yang membidangi masalah perikanan, terlebih dulu akan meminta penjelasan kepada dinas serta pihak-pihak yang terkait. Hal itu dimaksudkan untuk mencarikan solusi yang terbaik.