Kowo menunjuk selebaran penolakan pencalonan Agung di Kantor DPC PDI Perjuangan Brebes (Foto: Takwo Heriyanto)
PanturaNews (Brebes) - Kader PDI Perjuangan Brebes, Jawa Tengah, Bambang Edi Prabowo menolak keras pencalonan H. Agung Widyantoro SH MSi sebagai bupati melalui partai berlambang kepala banteng moncong putih.
Agung mengambil formulir pendaftaran untuk posisi G1 (bupati) untuk Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Brebes 2012, di DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, Kamis 19 Januari 2012. Aksi yang dilakukan anggota DPRD Brebes itu dengan memasang selebaran yang ditempelkan di depan Kantor DPC PDI Perjuangan Brebes.
"Saya menolak keras, karena saat mencalonkan diri sebagai Wabup pada Pilkada 2007 lalu, Agung juga berangkat dari PDI-P. Namun faktanya, selama menjadi Wabup Brebes, sama sekali tyidak pernah berkontribusi nyata terhadap PDI-P," kata Bambang yang akrab disapa Kowo kepada PanturaNews, Jumat 20 Januari 2012 sore, di Kantor DPC.
Menurut Kowo, Agung yang posisinya saat ini selaku Ketua DPD Partai Golkar Brebes, tidak pantas mencalonkan diri untuk posisi G1 dari PDI-P. Karena menurut Kowo, Agung telah mengkhianati komitmen politik dengan PDI-P ketika pada Pemilukada periode sebelumnya Agung berangkat menjadi wakil bupati dengan menggunakan kendaraan PDI-P.
"Maka, saya selaku kader partai punya hak untuk menolaknya. Adapun, nantinya sikap Agung marah terhadap saya, monggo itu resiko saya untuk menghadapinya. Tapi, bukan berati dihadapi dengan kekerasan. Melainkan diplomasinya seperti apa?. Selaku kader partai saya sakit hati," ujar Kowo.
Atas penolakan kerasnya terhadap pencalonan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Brebes itu, pihaknya akan memberikan masukan, selain kepada panitia penjaringan DPC, juga kepada DPD maupun DPP. Bahkan, pihaknya juga akan melayangkan surat penolakan tersebut, baik kepada DPD maupun DPP.
"Saya berharap, pencalonannya Agung Widyantoro tetap untuk ditolak. Jangan diloloskan," tegasnya.
Disisi lain, pihaknya juga berencana akan menggelar spanduk ukuran 5 meter di depan Kantor DPC sebagai bentuk penolakan keras pencalonan Agung Widyantoro sebagai bupati.
"Jadi, siapapun yang menolak pencalonan Agung Widyantoro sebagai bupati di DPC PDI-P, harap menandatanganinya di spanduk, yang nanti akan saya pasang pada Senin 23 Januari 2012 mendatang," tandasnya.
Sementara panitia penjaringan Cabup dan Cawabup DPC PDI Perjuangan Brebes, Cahrudin, menyatakan bahwa panitia tidak bisa menolak kepada siapapun calon yang mendaftarkan diri lewat partainya. Sebab penjaringan ini, sifatnya terbuka bagi siapapun.
"Kalau panitia menolak, bisa dikatakan ini tindakan diskriminasi," tutur Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes itu.
Namun demikian, menurut Cahrudin, kalau penolakan keras atas pencalonan Agung Widyantoro ternyata mengglobal, maka ini bisa menjadi bahan pertimbangan DPP dalam memberikan rekomendasi.