Senin, 09/01/2012, 11:50:01
Terdengar Ledakan, Dua Toko Ludes Dilalap Api
TK-Takwo Heriyanto

Petugas pemadam kebakaran dibantu warga berusaha memadamkan api yang melalap dua toko (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Sebuah toko karbit dan toko sepeda milik H. Wasim, di Desa Dukuh Tengah, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin 09 Januari 2012 petang, hangus terbakar. Belum diketahui penyebab kebakaran, namun kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai milyaran rupiah.

Dari pantauan PanturaNews dilokasi kejadian, meski tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun peristiwa itu membuat jalur alternatif Ketanggungan-Kersana sempat ditutup sementara. Sebab, ratusan warga desa setempat dan sekitarnya, menyaksikan kebakaran hebat yang berlokasi dipinggir jalan alternatif itu.

Disisi lain, warga disekitar lokasi kejadian berusaha memadamkan kobaran api, meski hanya menggunakan peralatan sederhana. Namun, beruntung tidak lama kemudian tiga unit mobil pemadam kebakaran segera datang dilokasi, setelah sebelumnya warga memberikan laporan adanya insiden tersebut.

Kepala Desa (Kades) Dukuh Tengah, Sudarso yang berada dilokasi kejadian mengatakan, korban hingga kini masih trauma untuk diajak bicara, sehingga belum diketahui pasti penyebab kebakaran yang menghanguskan dua toko, sekaligus sebagai tempat tinggalnya itu. Namun, beberapa warga mengatakan sebelum kebakaran terlebih dahulu terdengar suara ledakan.

"Apakah kebakaran itu akibat ledakan gas karbit atau tabung, saya belum tahu pasti. Sebab di dalam toko itu juga menyediakan cat, tiner dan perlengkapan material bangunan lainnya. Yang pasti, akibat kebakaran ini masih dalam pemyelidikan," ujarnya.

Sementara di lokasi kejadian, hingga Senin 09 Januari 3012 pukul 21.15 WIB, petugas pemadam kebakaran dan petugas kemanan, baik dari Polres Brebes maupun Polsek Ketanggungan, masih mengevakuasi kebakaran tersebut. Petugas keamanan tersebut juga memasang garis polisi agar warga tidak masuk terlebih dahulu sebelum evakuasi selesai.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita