Kamis, 29/12/2011, 10:58:14
Tutup Tahun, Bupati Rombak Pejabat Besar-besaran
TK-Takwo Heriyanto

Bupati Brebes melantik pejabat baru di pendopo kabupaten (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Bupati Brebes, Jawa Tengah, melakukan mutasi secara besar-besaran kepada 231 pejabat struktural baik Eselon II, III maupun IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes. Mutasi besar-besaran ini, ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan secara massal di Pendopo Kabupaten, Kamis 29 Desember 2011.

Tak tanggung-tanggung, jabatan stretegis dirombak total. Akibat dari mutasi tersebut sejumlah pejabat dinonjobkan. Diantaranya yaitu, Drs. Angkatno yang sebelumnya menjabat staf ahli Bupati Brebes Bidang Kesra, kini dilantik menjadi Kepala Dinas Pendidikan. Kemudian, Moh Iqbal yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura, menjadi Asisten III Setda Brebes.

Begitu juga, Ir. Daryono yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disukcapil), kini menjadi Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura. Sementara Drs. H. Asmuni yang sebelumnya menjadi Kepala Sekretariat Disdukcapil, menjadi Kepala Disdukcapil.

Selain itu, H. Masruri yang sebelumnya Kepala Sekretariat Dinas Kelautan dan Pengairan (DKP), kini dilantik menjadi Kepala Dinas Pengairan Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Brebes.

Bupati Brebes, H. Agung Widyantoro SH MSi dalam sambutannya, mengatakan pelantikan kali ini untuk menutup tahun kerja 2011. Namun demikian, menurutnya bahwa perombakan pejabat struktural yang dilakukan sebenarnya memiliki makna, bahwa Pemkab Brebes ingin melakukan langkah akselarasi percepatan visi dan misi di tahun 2012 nanti.

"Apabila dalam pelantikan pejabat struktural, baik eselon II, III maupun IV ini, terdapat kekeliruan dalam penentuan standar kompetensi kemampuan pejabat, maka akan diganti kembali untuk dirubah," ujarnya.

Bupati menjelaskan, bahwa promosi jabatan tersebut bukanlah tujuan akhir, tapi merupakan awal proses bagaimana karier yang diamanatkannya tersebut, dapat menjunjung tinggi disiplin untuk memberikan pelayanan yang terbaik terhadap masyarakat.

"Saya berharap, semua pejabat yang baru dilantik ini dapat bekerja keras secara maksimal tanpa adanya diskriminasi juga tanpa membedakan warna, suku atau golongan.

Terlebih dalam rangka menuju era revolusi birokrasi bersih dan melayani yang telah dideklarasikan oleh Duta Besar Universitas Indonesia (UI) untuk reformasi birokrasi Indonesia, yakni DR. Cand. Dewi Arayani MSi dan Wakil Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (PAN) dan Reformasi Birokrasi, Prof. Dr. Eko Prasojo," tandasnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan PanturaNews, dalam mutasi tersebut banyak pejabat yang senang dan bergembira mendapatkan jabatan dan amanah baru, serta tidak sedikit pula yang bersedih karena tidak menjabat lagi.

Sebagian pejabat juga bermurung akibat tidak sesuainya harapan dengan kenyataan yang dihadapi, karena merasa layak dan patut bahkan masih merasa mampu untuk menjabat jabatan tertentu, tetapi tidak diberi kesempatan.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita