Ilustrasi
PanturaNews (Brebes) - Curah hujan yang tinggi dan air laut pasang, juga saluran drainase yang buruk, mengancam terjadinya banjir besar di kawasan jalur utama Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Bahkan jalur utama pantura Cirebon - Indramayu (Jawa Barat) juga dipredikisi akan tenggelam.
Peneliti Ahli Balai Besar Wilayah Sungai Cisanggarung dan Cimanuk (BBWSCC), Sulistio, Rabu 28 Desember 2011 mengatakan, kemungkinan pantura terendam banjir karena pengaruh alam seiring terjadinya bulan purnama pada 10 Januari 2012 mendatang.
"Itu sudah menjadi hukum alam, ketika bulan purnama air laut akan pasang. Apabila terjadi hujan lebat, banjir besar itu benar-benar akan terjadi. Sektor ekonomi di Pulau Jawa akan terganggu, karena jalur lalu lintas pantura tenggelam, dan tidak bisa dilalui," ujar Sulistio.
Disisi lain, menurut Sulistiyo, banjir besar itu disebabkan karena curah hujan sedang memasuki tahap puncak. Bahkan terlihat dalam beberapa pekan terakhir ini, melebihi ambang maksimal pada saat bersamaan adanya air kiriman dari daerah hulu melalui ratusan sungai yang bermuara di pantura. Selain itu, air laut yang mengalami pasang juga lebih memperparah bencana banjir di pantura.
Air kiriman dan gelombang pasang tersebut, lanjut Sulistio, dibarengi dengan hujan badai besar seperti ramalan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG). Daerah Pantura yang kebetulan dataran rendah, akan tergenang banjir besar akibat anomali cuaca itu.
"Adanya tanda-tanda yang tidak menggembirakan itu, kami meminta agar warga selalu waspada dan mengantisipasi segala kemungkinan buruk yang terjadi," harapnya.