Ilustrasi
PanturaNews (Brebes) - Untuk meredam situasi dua desa yang saat ini masih bersitegang, yakni Dukuh Bajangan, Desa Songgom, Kecamatan Songgom dan Desa Pamulihan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, aparat Polres Brebes dibantu TNI serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, akan mempertemukan warga kedua desa.
"Rencananya pertemuan akan dilakukan Kamis 01 Desember 2011 di Pendopo Kabupaten Brebes. Tapi untuk saat ini, pertemuan dilakukan di tingkat kecamatan terlebih dahulu,'' kata Wakapolres Brebes, Kompol Daniel W.M, Selasa 29 November 2011.
Menurutnya, hingga saat ini tidak ada insiden bentrokan antar warga kedua desa. Sebab, pihak aparat keamanan cepat sigap dan melakukan upaya pendekatan melalui tokoh masyarakat dan tokoh agama di kedua desa.
Namun demikian, dari pantauan dilapangan aparat keamanan terpaksa menutup sementara arus lalu lintas di jalur Ketanggungan-Prupuk. Hal ini dilakukan, karena warga Desa Pamulihan yang berjumlah sekitar 500 orang itu, berusaha menyerang Desa Songgom dengan membawa berbagai macam senjata tajam.
Alasan mereka melakukan penyerangan, lantaran tidak terima adanya serangan kerbau liar yang mengakibatkan petani di Songgom selalu gagal panen. Bahkan kerbau milik warga Desa Pamulihan dibacok dan dipotong oleh warga Songgom. Selain itu, ada juga kerbau yang dijual dalam kondisi hidup.
Alhasil dalam upaya penyerangan yang dilakukan oleh ratusan warga Desa Pamulihan itu, berhasil dihalau oleh aparat keamanan yang sudah berjaga-jaga di Desa Poncol yang memisahkan kedua desa yang memanas tersebut. Bahkan berbagai macam puluhan senjata tajam yang dibawa berhasil diamankan aparat.