Senin, 28/11/2011, 18:54:38
Tertimbun Longsor, Jalur Utama Tranportasi Putus
ZM-Zaenal Muttaqin

Bencana longsor yang mengakibatkan putusnya jalan di Desa Legok, Kecamatan Bantarkawung, Rabu 29 Desember 2010. (Foto: Dok)

PanturaNews (Brebes) - Bencana alam tanah longsor terjadi di Desa Waru, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin 28 Nopember 2011 sekitar pukul 13.30 WIB, menyusul hujan deras yang turun.

Bencana alam tanah longsor itu membuat jalan yang menjadi jalur transportasi utama di desa itu putus akibat tertimbun tanah, tepatnya di ruas Muara-Waru blok Cikadondong.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, longsoran tanah menimbun jalan sepanjang 15 meter dan ketebalan longsoran tanah sekitar lima meter, sehingga tidak bisa dilalui kendaraan. Tanah yang longsor merupakan tebing yang ada di sisi jalan tersebut.

"Sesuai laporan dari Kepala Desa Waru, jalan itu putus tertimbun longsor," kata Camat Bantarkawung, Edi Sunarso SH melalui Kasi Kesos Dalmadi SH.

Saat ini warga tengah gotong royong melakukan pengerukan timbunan longsor agar jalan bisa dilalui kendaraan, mengingat vitalnya jalan tersebut untuk transportasi warga menuju desa lain dan pusat pemerintahan kecamatan. Kerugian akibat bencana alam itu diperkirakan mencapai Rp 48 juta.

Peristiwa bencana alam itu telah dilaporkan ke Bupati Brebes serta dinas terkait, dan diharapkan segera ada penangan lebih lanjut. "Sudah kami laporkan ke Pemkab Brebes," ucap Dalmadi.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita