Minggu, 27/11/2011, 18:16:28
Ratusan Remaja Masjid Pawai Sambut 1 Muharram
TK-Takwo Heriyanto

Remaja Masjid mengikuti pawai malam tahun baru hijriyah (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Menyambut malam Tahun Baru Islam 1 Muharram 1433 Hijriyah, ribuan warga Brebes, Jawa Tengah, tumpah ruah menyaksikan pawai obor dan festival rebana yang diikuti oleh puluhan peserta dari remaja masjid dan majelis ta’lim.

Tradisi pawai obor dan festival rebana yang digelar sejak puluhan tahun silam saat datangnya malam pergantian tahun hijriyah ini, sengaja dilakukan selain sebagai bentuk syiar dan dakwah, juga bertujuan untuk melestarikan kesenian budaya islam.

Dari pantuan PanturaNews, puluhan peserta pawai obor dan festival rebana melakukan arak-arakan keliling kota yang dimulai dari stadion Karangbirahi hingga menuju Alun-alun Brebes, Sabtu 26 November 2011 malam.

Tidak hanya sekedar membawa obor, peserta pun ada yang melakukan aktraksi dengan menyemburkan api obor ke udara, hingga membuat warga yang menonton kagum. Ribuan warga yang memadati sepanjang jalanpun terhibur oleh sajian musik rebana yang ditampilkan oleh para peserta.

Apalagi para peserta rebana mampu menyajikan musik dan lagu bernuansa Islami dengan berbagai gerakan, meskipun dilakukannya sambil berjalan kaki.

Wakil Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti A.md yang menghadiri acara tersebut mengatakan, tradisi pawai obor dan festival yang digelar setiap malam tahun baru islam, selain dilakukan sebagai bentuk syiar dan dakwah, juga dilakukan untuk melestarikan kesenian budaya islam yang hampir tergerus oleh masuknya kesenian budaya barat.

“Rencanakan tradisi pawai obor dan musik rebana yang diikuti oleh puluhan peserta dari remaja masjid dan majelis tahlim se-Kabupaten Brebes ini, akan selalu dilestarikan untuk digelar setiap tahunnya pada malam pergantian tahun baru islam,”terangnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita