Minggu, 27/11/2011, 18:05:46
Perjaka Tewas Gantung Diri di Pohon Tengah Sawah
ZM-Zaenal Muttaqin

Jenazah Suharto yang diduga meninggal karena bunuh diri sedang dimandikan (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Entah setan apa yang merasuki Suharto (38), warga RT 04 RW 02 Dukuh Pojok, Desa Penggarutan, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Lelaki yang masih membujang ini, Minggu 27 Nopember 2011 sekitar pukul 05.00 WIB ditemukan tewas dengan tubuh menggantung di pohon lamtoro di area persawahan desa setempat.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, Suharto pergi dari rumah sejak malam harinya dan tidak pulang, sampai paginya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Tubuhnya menggantung di pohon dengan tambang plastik di pinggir sungai Wungu tengah sawah, sekitar 300 meter dari rumahnya.

"Pagi-pagi sekitar pukul lima saya melihat tubuhnya menggantung di pohon lamtoro," kata Suebah (55), saksi mata yang petama kali menemukan Suharto tergantung.

Mulanya Suebah sempat ketakutan melihat ada sosok tubuh manusia yang tergantung di pohon pinggir sungai. Setelah lama dipandangi sepertinya mengenali sosoknya dan ternyata Suharto. "Setelah saya tahu itu Suharto, saya langsung lari dan memberi tahu orang-orang," ujarnya.

Aksi nekat Suharto itu cukup mengagetkan bagi keluarga dan warga lainnya. Sebab sebelumnya tidak ada tanda-tanda adanya kelainan padanya, hanya malamnya sempat menemui beberapa orang dan menyampaikan maaf.

"Kata beberapa orang malamnya sempat minta maaf, tapi tidak menduga akan berbuat begitu," tutur Suebah.

Kepala Desa Penggarutan, Sodik mengatakan, Suharto selama ini lebih dikenal pendiam. Ketika ada masalah tidak pernah disampaikan pada keluarganya atau temannya. "Anaknya pendiam kadang susah dimengerti," ucapnya.

Dikatakan, tidak diketahui secara pasti penyebab atau masalah yang dihadapi Suharto sampai nekat melakukan gantung diri. "Keluarga tidak tahu apa penyebab utamanya," kata Sodik yang juga masih keluarga dekat dengan orang tua Suharto.

Kapolsek Bumiayu, AKP Sukoyo membenarkan adanya kejadian itu. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian dan tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh Suharto, sehingga dipastikan murni bunuh diri. "Dugaan besar karena bunuh diri," katanya.

Setelah dipastikan penyebab kematiannya, jenazah Suharto langsung dimandikan oleh warga, dan dimakamkan di pemakaman umum desa setelah sempat disolati oleh beberapa orang.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita