Rabu, 23/11/2011, 17:45:12
Kirab Resolusi Jihad Dari Tegal Singgah di Brebes
TK-Takwo Heriyanto

Penyerahan bendera dari Kota Tegal ke Kabupaten Brebes di Alun-alun Brebes (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Kirab Resolusi Jihad mengarak bendera Merah Putih, Bendera Nahdlatul Ulama (NU) serta bendera Jamiyah Torikot yang dimulai sejak 20 Nopember 2011 dari Monumen Resolusi Jihad yang berada di Kantor PCNU Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu 23 November 2011 sekitar pukul 10.00 WIB, singgah di Pendopo Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Kirab yang di ikuti puluhan mobil dan ratusan sepeda motor tersebut, setibanya di Pendopo Kabupaten Brebes disambut oleh ribuan Warga NU yang memang semenjak pagi telah memadati tempat yang akan digunakan serah terima kontingen kirab dari Kota Tegal kepada Kabupaten Brebes.

Asisten I Setda Brebes Drs. H M Supriyono yang mewakili sambutan Bupati Brebes H.Agung Widyantoro SH MSi mengucapkan selamat datang di Kabupaten Brebes kepada seluruh peserta kirab masyarakat kabupaten brebes. Menurutnya, NU dikenal oleh Bangsa Indonesia, bahkan oleh dunia sebagai organisasi yang memiliki prinsip dasar, nilai dan jati diri yang kokoh, yang mencerminkan organisasi sosial keumatan yang menganut jalan tengah dan lurus yang kita kenal dengan sikap moderat.

Sementara itu, Korwil Jateng Kirab Refolusi Jihad, H. Abdul Kadir Karding mengatakan tanpa resolusi Jihad maka tidak akan ada perlawanan rakyat terhadap tentara sekutu. Bahkan tanpa resolusi jihad eksistensi NKRI yang baru seumur jagung terancam goyah. Namun ironis sampai sekarang Resolusi Jihad yang dicetuskan pada tanggal 22 oktober 1945, belum diakui keberadaanya dalam sejarah resmi Indonesia.

"Padahal jelas sekali bukti otentik adanya Resolusi Jihad tersebut yang hingga kini disimpan di musium leiden Belanda," ujarnya.

Karena itu, yang melatari di lakukanya Kirab ini, dengan tujuan agar kita semua tahu adanya resolusi jihad sehingga sejarah yang penting ini dapat ditetapkan oleh pemerintah sebagai sejarah resmi Negara indonesia dan bisa dijadikan tambahan pada kurikulum sejarah di dunia pendidikan. Sehingga para generasi muda Indonesia dapat mengetahui sejarah yang sebenarnya terjadi.

Usai singgah di Pendopo Kabupaten Brebes, kirab ini melanjutkan perjalanannya menuju ke Kabupaten Cirebon, Indramayu, subang, karawang, bekasi dan terahir di DKI Jakarta.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita