Pasar Hewan Bumiayu ramai, harga hewan kurban juga melonjak (Foto: Zaenal Muttaqin)
PanturaNews (Brebes) - Semakin mendekati Hari Raya Idul Adha, harga hewan kurban di Pasar Hewan Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, baik sapi maupun kambing, terus melonjak naik. Kenaikan terjadi karena makin banyaknya permintaan. Kenaikan dengan kisaran 20-30 persen dari harga pasaran sebelumnya.
Harga kambing jenis gimbas dijual dengan harga Rp 1 juta - Rp 2 juta, dari sebelumnya Rp 800 ribu hingga Rp 1,5 juta. Jenis kambing peranakan Ettawa yang sebelumnya Rp 3 juta, menjadi Rp 3,5 juta. Sementara harga sapi dari sebelumnya pada kisaran Rp 6,5 juta sampai Rp 9 juta kini mencapai Rp 7 juta hingga Rp 13,5 juta.
Salah seorang penjual hewan kurban, Budi, Rabu 02 November 2011 mengatakan, biasanya harga akan turun lagi dan kembali normal setelah musim haji selesai. Naiknya harga hewan kurban itu karena tingginya permintaan, baik untuk kebutuhan lokal maupun dikirim ke luar daerah.
"Pembeli selain warga sekitar Bumiayu juga ada yang datang dari luar daerah, bahkan ada yang membeli dalam jumlah banyak untuk dikirim ke Jakarta," katanya.
Selain terjadi kenaikan harga, jumlah hewan yang masuk dan diperdagangkan juga mengalami kenaikan. Pada hari-hari biasa jumlah kambing berkisar 300 ekor, kini menjadi 400 ekor dan sapi biasanya 250 ekor kini menjadi 300 ekor lebih.
Kepala Pasar Hewan Bumiayu, Sukarno mengakui adanya kenaikan jumlah hewan yang masuk dan diperjualbelikan tersebut. Kenaikan berkisar antara 20 hingga 30 persen dibanding pada hari-hari biasa. "Menjelang Iddul Adha ini jumlah hewan yang masuk meningkat 20 persen lebih," katanya.
Dikatakan, peningkatan itu terjadi karena Rabu ini merupakan hari pasaran terakhir dan pada hari pasaran wage yang akan datang sudah masuk Hari Raya Iddul Adha. "Pasar Hewan ini ramai hanya pada hari pasaran Wage, atau lima hari sekali dan ini Wage terakhir," pungkas Sukarno.