Rabu, 26/10/2011, 20:41:02
Ratusan Massa Demo Tolak Pemanfaatan Tuk Suci
ZM-Zaenal Muttaqin

Unjuk rasa menolak pemanfaatan Tuk Suci untuk air minum. (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Ratusan massa yang terdiri dari petani, mahasiswa, ormas pemuda dan aktivis LSM, unjuk rasa di Kota Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Rabu 26 Oktober 2011 sore.

Pada aksi itu pengunjuk rasa menuntut pemerintah untuk menghentikan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) untuk Brebes, Tegal dan Slawi (Bregas).

Dalam melakukan aksinya pengunjuk rasa melakukan long march mulai dari Terminal lama Bumiayu, melewati jalan Diponegoro menuju Kantor Kecamatan Bumiayu. Pengunjuk rasa meneriakkan yel-yel dan mengusung beberapa spanduk. Pengunjuk rasa juga menggalang tanda tangan penolakan pemanfaatan sumber mata air Tuk Suci.

Kordinator aksi, Fahil Kirom mengatakan, pemanfaatan Tuk Suci untuk air bersih bisa berdampak pada kesulitan air irigasi bagi lahan pertanian. Jika itu terjadi petani akan mengalami kesulitan dalam pengolahan lahannya, yang akhirnya petani akan mengalami kesulitan ekonomi.

"Kami menunutut untuk dihentikan proyek itu, sebelum ada kepastian tidak akan terjadi kesulitan air bagi petani nantinya," kata Fahil.

Aksi unjuk rasa yang mendapat pengawalan ketat dari petugas kepolisian itu berjalan aman dan lancar. Usai menyampaikan aspirasinya pengunjuk rasa membubarkan diri secara tertib.

Menanggapi unjuk rasa itu, Asisten I Setda Brebes, Drs H Supriyono yang memantau jalannya aksi mengatakan, unjuk rasa itu boleh dan wajar jika ada ijinnya. Aspirasi yang disampaikan pengunjuk rasa nantinya akan dikaji lebih lanjut. "Kami tidak pobi dengan unjuk rasa itu, kami akan kaji materinya," ujarnya.

Dikatakan, terjadinya unjuk rasa mungkin ada informasi yang belum sampai pada masyarakat. Akibatnya, timbul kecurigaan dan ketakutan akan mengalami kesulitan air untuk pertanian. "Kita nanti akan lakukan sosialisasi lagi, Tuk Suci itu ada di atas sana, sementara kekawatiran masyarakat ada di bawah sini," pungkasanya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita