Senin, 24/10/2011, 16:33:01
Diduga Keracunan, Puluhan Bebek Mati Mendadak
ZM-Zaenal Muttaqin

Puluhan bebebk mati mendadak, diduga akibat keracunan. (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Puluhan bebek mati dikandangnya yang ada di area persawahan dekat Jambatan Kalikeruh Jalan Lingkar Bumiayu, Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin 24 Oktober 2011 pagi. Puluhan bebek yang mati mendadak itu diduga akibat keracunan.

Menurut pemelihara bebek tersebut, Nadhori (55), bebeknya mati ketika dirinya tengah menggembalakan (angon) bebeknya yang lain. Bebeknya diketehui mati sekitar pukul 09.00 WIB setelah diberitahui oleh temannya yang juga pemelihara bebebk didekat kandangnya.

"Saya sedang angon tiba-tiba diberitahu bebek saya yang di kandang banyak yang mati," katanya.

Sebelumnya bebek-bebek yang mati itu sempat diberi minum dengan air yang diambil dari saluran irigasi pertanian di dekat kandang. "Saya kasih minum dari air saluran irigasi, setelah itu saya tinggal angon," ujar Nadhori.

Nadhori menduga ada orang yang meracuni bebeknya, tapi tidak mengetahui entah siapa. Jumlah bebek yang mati ada 27 ekor dan kemungkinan jumlahnya akan bertambah. Dari mulut bebek yang mati juga mengeluarkan air liur yang berbusa. "Itu jelas karena racun karena mulutnya berbusa," tutur Nadhori.

Sementara itu, petugas dari Polsek Bumiayu mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), setelah mendapat laporan dari Nadhori. Polisi masih melakukan penyelidikan penyebab matinya 27 ekor bebek tersebut.

"Masih dilakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab matinya bebek. Diduga karena keracunan, tapi apa ada unsur kesengajaan atau mungkin keracunan dari air irigasi yang dipakai untuk minum bebek," kata Kapolsek Bumiayu, AKP Bowo Cipto Hadi SH.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita