Jumat, 30/09/2011, 12:13:18
HUT PMI 66 Tahun, 1 Negara 1 Lambang 1 Gerakan
SL-SL Gaharu

Tiga ribu relawan bergerak membantu membersihkan lingkungan masyarakat. (Foto: Dok PMI)

PanturaNews (Jakarta) - Perjalanan dan kiprah organisasi tidak mengenal batas usia. Begitu juga dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Di usianya yang ke 66 tahun, PMI terus melakukan kerja-kerja kemanusiaan demi meringankan penderitaan masyarakat.

“PMI milik masyarakat dan ada untuk masyarakat. PMI bagai koperasi raksasa. Artinya, PMI menerima bantuan dari masyarakat untuk disalurkan kembali ke masyarakat. Kiprah ini sudah dibuktikan hingga di usianya yang ke 66 tahun, dan masih akan terus berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Inilah Palang Merah untuk Indonesia,” kata Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla.

Bertepatan dengan peringatan HUT ke 66 ini, PMI tetap mengedepankan kegiatannya dengan melakukan berbagai pelayanan untuk masyarakat yaitu donor darah, pelayanan kesehatan, aksi kebersihan lingkungan dan distribusi air bersih di Lapangan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Kamis 29 September 2011. Sementara kegiatan operasi bibir sumbing serta katarak dilakukan di RS PMI Bogor.

Peringatan ditandai dengan pelepasan 3 ribu relawan untuk membantu membersihkan lingkungan masyarakat di Kelurahan Tengah, distribusi air bersih terkait krisis kekeringan di Kelurahan Pakansari, Kecamatan Carriu, Jonggol, Sukaraja dan Caringin, dan distribusi bantuan peralatan rumah tangga bagi warga sekitar yang tidak mampu.

Berbagai kegiatan ini merupakan bagian dari kiprah Palang Merah untuk Indonesia yang telah berlangsung sejak dibentuknya organisasi PMI oleh pemerintah 17 September 1945. Sejak masa lahirnya hingga sekarang, PMI berpegang pada mandat utamanya yaitu membantu pemerintah di bidang penanggulangan bencana, peningkatan penyediaan darah melalui donor darah, upaya kesiapsiagaan bencana, gerakan peduli lingkungan dan masalah-masalah sosial.

Selain di lingkup nasional, kiprah PMI juga merambah di dunia internasional. Setelah berperan dalam Kerusuhan Koja beberapa waktu lalu, PMI di bawah kepemimpinan Ketua Umum PMI Jusuf Kalla, telah diminta keterlibatannya dalam upaya penyelesaian konflik di luar negeri. PMI semakin dituntut untuk dapat berperan dalam upaya mewujudkan perdamaian dan tidak hanya sebatas respon bencana.

Tema besar peringatan kali ini, 1 Negara 1 Lambang 1 Gerakan. Palang Merah untuk Indonesia semakin mengukuhkan keberadaan PMI sebagai satu-satunya organisasi Palang Merah, dan sebagai Perhimpunan Nasional di Indonesia yang terus mengabdi melakukan kerja-kerja kemanusiaan bagi masyarakat.   

Peringatan kali ini juga ditandai dengan pemberian penghargaan kepada perwakilan PANITIA LIMA yang merupakan pendiri PMI. Mereka adalah Prof. Dr Bahder Djohan, dr. Sitanala, dr. Mochtar, dr. RCL. Senduk dan dr. Joehana. Penghargaan diberikan saat acara malam syukuran peringatan HUT PMI pada Kamis malam di Jakarta.

Laporan M. Nashir Jamaludin, PMI Provinsi Jawa Tengah


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita