Senin, 18/07/2011, 06:34:00
BI: Kasus Penggelapan Dana Nasabah Jadi Persoalan Serius
AZ-Agus Zahid

Pimpinan BI Tegal, Setia Harsono dalam peresmian kantor baru PD. BPR BKK Karanganya (Foto: Agus Zahid)

PanturaNews (Kajen) - Kasus penggelapan dana nasabah yang terjadi di dunia perbankan dewasa ini, menjadi permasalahan yang sangat serius. Pasalnya, perbankan yang bergerak dibidang bisnis harus menjaga kepercayaan sebagai salah satu modal keberhasilan. Karena itu perbankan harus mampu mendeteksi permasalahan sekecil apapun, terhadap kemungkinan yang dapat menurunkan kepercayaan nasabah.

Demikian dikatakan Pimpinan Bank Indonesia (BI) Tegal, Jawa Tengah, Setia Harsono dalam peresmian Kantor Baru PD. BPR/BKK Karanganya di Jalan Mandurorejo Kajen, Kabupaten Pekalongan, Senen 18 Juli 2011.

Harsono menghimbau, perbankan mampu dan kuat mendeteksi terhadap kemungkinan terjadinya permasalahan sekecil apapun di dunia perbankan, termasuk BPR BKK agar tak terjadi persoalan yang serius. Sebab kendatipun kecil persoalan yang terjadi, namun akan menjadi sorotan sehingga

masalahnya akan sangat serius.

"Bank harus kuat mendeteksi kemungkinan terjadinya permasalahan," himbaunya.

Sedangkan Bupati Pekalongan, Drs H Amat Antono Msi meminta kepada jajaran PD BPR BKK Karanganyar untuk meningkatkan kinerja, pelayanan dan dapat memberikan manfaat yang lebih dengan adanya gedung baru bernilai Rp 2,6 miliar lebih itu. Selain itu dapat mendukung program pemerintah dalam rangka membangkitkan ekonomi kerakyatan.

"Dengan gedung baru ini hendaknya dapat meningkatkan kinerja, pelayanan dan memberikan manfaat yang lebih, serta mampu menjaga kepercayaan," himbaunya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita