Jumat, 15/07/2011, 11:45:00
Perbaikan 3 Jembatan, Bina Marga Bantah Dituduh Lamban
KN-Kuntoro

Kepala Bina Marga Jawa Tengah, Danang Atmodjo saat memantau perbaikan jembatan Pemali (Foto: Kuntoro)

PanturaNews (Brebes) - Bina Marga Jawa Tengah mengelak dituduh lamban dalam pengerjaan perbaikan tiga jembatan di Kabupaten Brebes. Bina Marga justru mengklaim melakukan pekerjaan proyek senilai Rp 5 milliar itu lebih cepat dari ketentuan kontrak.

"Tidak ada yang lamban, sekarang ini masih dalam jangka waktu pengerjaannya. Kami targetkan lebih cepat dari deadline. Jadi tidak betul itu dengan tuduhan lamban," sanggah Kepala Bina Marga Jawa Tengah, Danang Atmodjo saat memantau lokasi perbaikan jembatan beberapa saat lalu.

Dia memastikan, perbaikan dua jembatan, yakni di Sungai Pemali dan Balekambang yang disebut sebagai pemicu kemacetan di pantura Brebes itu, akan segera difungsikan lebih cepat dari jadwal. Pengerjaan jembatan Pemali dan Balekambang saat ini sudah mencapai 70 persen, sedang sisanya masih dalam proses finishing.

"Targetnya akan dibuka pada 1 Agustus 2011. Dalam dua tiga hari alas jembatan Pemali juga sudah akan selesai terpasang seluruhnya dengan plat besi baja. Sedang jembatan Pakijangan telah selesai pengerjaannya dan telah difungsikan,'' terang Danang 

Menurutnya, konstruksi jembatan menggunakan pelat besi baja yang sebelumnya masih dipabrikasi, namun seluruhnya kini telah lengkap dan tengah dilakukan pengelasan untuk digunakan sebagai alas jembatan Pemali.

"Setelah semua terpasang sudah bisa dilewati kendaraan tanpa harus diaspal terlebih dahulu sekalipun. Aspal nanti ditentukan waktunya karena butuh teknik tersendiri mengaspal di atas besi baja," tuturnya didampingi PPKom Bina Marga Wilayah Tegal, Fathoni.

Saat ini, dua pengerjaan perbaikan jembatan di jalur nasional Brebes masih berlangsung, yakni Jembatan Pemali dan Jembatan Balekambang. Jembatan Pemali sekarang tengah memasuki penyempurnaan lantai, dan Jembatan Balekambang tengah dalam pengeringan beton lantai karena sudah dicor beton.

Imbas dari pengerjaan perbaikan juga menyebabkan kendaraan mencari ruas alternatif termasuk di ruas kabupaten.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita