Jumat, 08/07/2011, 00:41:00
Tak Ada Lembur, Bina Marga Dituding Pembohongan Publik
TK-Takwo Heriyanto

Kemacetan di jalur pantura Brebes semakin parah. (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Kemacetan yang terjadi hampir sebulan ini disepanjang ruas jalur pantura Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sudah mulai diresahkan warga dan pengguna jalan. Selain membuat masyarat stress, kemacetan jalan juga menyebabkan kerugian hingga triliunan rupiah.

Ironisnya, proses pengerjaan perbaikan seolah masih jalan ditempat. Hal ini membuat sejumlah anggota DPRD Brebes, bertambah kesal. Bahkan, Bina Marga Jawa Tengah dianggap telah melakukan pembohongan publik.

"Bina Marga bilang pengerjaan jembatan secepat mungkin, bahkan sampai dilembur. Buktinya, silahkan dilihat sendiri, pengerjaan siang saja tidak serius apalagi sampai dilembur. Ini jelas pembohongan publik yang nyata," cerca anggota DPRD Brebes, Yuniar Syamsul Huda SE, Jumat 08 Juli 2011.

Dia menyatakan, dari hasil pengamatannya selama ini, dirinya tidak melihat aktivitas perbaikan di jembatan Pemali secara besar, apalagi jika dilakukan pada malam hari. Ia mempertanyakan kesungguhan pihak-pihak yang terlibat dalam penanganan perbaikan jalan dan tiga jembatan di ruas Pantura Kabupaten Brebes.

"Jangan target batas akhir penyelesaian djadikan alasan mengulur-ulur waktu. Jika lebih bisa lebih cepat, kenapa harus dilama-lama. Kalau ada material pabrikan, kenapa tidak disiapkan sejak awal. Khan seharusnya saat interview pelelangan sudah ada pernyataan kesiapan itu," tandasnya.

Sementara Sekretaris Komisi III DPRD Brebes Zaki Safrudin Prihatin menyatakan, keluhan dari warga dengan kinerja Bina Marga dalam pengerjaan jembatan Pemali sudah diterimanya. Bahkan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan segera memanggil pihak-pihak terkait untuk mengetahui persoalan yang sesungguhnya. "Mereka akan kami panggil," tandas Zaki dengan nada tinggi.

Sebelumnya, Kasatlantas Polres Brebes, AKP Hary Ardiyanto SIK kepada sejumlah wartawan mengatakan, volume kendaraan meningkat tajam pada hari Rabu dibanding hari biasa. Hal ini karena meningkatnya jumlah kendaran besar yang mendisitribusikan barang.

Sementara terkait adanya keterlambatan pembangunan jembatan, Kapolres Brebes telah memanggil kontraktor yang menangani pekerjaan tersebut. Kontraktor masih komitmen pada jadwal yang telah disepakati dalam MOu pekerjaan, yakni pembangunan jembatan akan selesai 30 hari sebelum lebaran.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita