Senin, 27/06/2011, 06:59:00
Minim Fasilitas, Kondisi Penginapan Atlet Memprihatinkan
SL-SL Gaharu

Ir HM Wahyudi

PanturaNews (Tegal) - Kondisi penginapan atlet yang berada di kawasan GOR Wisanggeni, Kota Tegal, Jawa Tengah, cukup memprihatinkan. Selain minim fasilitas, keberadaannya kurang mendapat perhatian dari pemerintah. Padahal Kota Tegal kerap menggelar event olahraga, utamanya tournamen tenis lapangan, baik tingkat provinsi, nasional maupun Internasional.

Melihat kondisi semacam ini, Wakil Walikota Tegal (Wawalkot) H Habib Ali Zaenal Abidin SE mendukung pembangunan wisma atlet yang sempat direncanakan. Bahkan DED pembangunan wisma atlet tersebut, ternyata telah disusun sejak tahun 2008.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tegal, Ir HM Wahyudi, disela-sela tinjauan penginapan atlet, Senin 27 Juni 2011, mengatakan saat ini Kota Tegal memiliki 2 kamar untuk penginapan atlet yang berada di kawasan GOR Wisanggeni.

Masing-masing kamar menampung 20 orang, dengan fasilitas yang ada. Sehingga untuk penginapan atlet yang dimiliki Kota Tegal hanya menampung 20 atlet putra dan 20 atlet putri. Itupun dengan fasilitas yang terbatas, karena belum ada anggaran untuk peningkatan fasilitas.
"Sebenarnya kami telah mengajukan pembangunan wisma atlet, dengan struktur bangunan 2 lantai. Bahkan untuk pembangunan wisma atlet, kami telah menyusun DED pada tahun 2008. Namun sampai saat ini belum bisa direalisasikan, karena terganjal anggaran untuk pembangunannya," kata Wahyudi.
Ditempat sama, Sekretaris Pelti Kota Tegal, Purnomo SH, mengungkapkan, sesui DED pembangunan wisma atelet 2 lantai menghabiskan anggaran sekitar Rp 7 miliar, dengan kapasitas 48 kamar. Karena lantai 1 ada 24 kamar, dan lantai 2 ada 24 kamar. Namun itu perhitungan tahun 2008, mungkin kalau sesuaikan saat ini kebutuhan anggaran sekitar Rp 8 miliar.
Karena Kota Tegal sering menggelar event olahraga, baik tenis lapangan, volly, bulu tangkis, karate, silat maupun event olahraga lainnya, maka keberadaan wisma atlet sudah cukup dibutuhkan. Karenanya, dengan banyaknya presatsi yang diraih para atlet asal Kota Tegal bisa mendorong Pemerintah Kota (pemkot) dan DPRD Kota Tegal untuk bisa merealisasikan pembangunan wisma atlet.
"Kalau pembangunan wisma atlet bisa direalisasikan, maka kami yakin kegiatan olahraga di Kota Tegal akan semkin ramai," ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Walikota Tegal, H Habib Ali Zaenal Abidin SE, menyatakan dukungannya atas pembangunan wisma atlet, karena memiliki dampak positif untuk peningkatan prestasi atlet-atlet yang berasal dari Kota Tegal. Bahkan untuk mendukung pengelolaan GOR Wisanggeni, pihaknya minta Kantor Lingkungan Hidup (KLH) untuk melakukan penghijauan di kawasan GOR.

Sedangkan untuk Dinas Pemukiman dan Tata Ruang (Diskimatru), pihaknya minta agar TPS (Tempat Pembuangan Sampah) sementara yang ada di sekitar lapangan tenis  untuk dipindah. Bagi DPU, pihaknya minta untuk pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan GOR.
Sementara bagi Dinas Perhubungan, minta ada penataan ulang trayek Angkutan Kota (Angkot) agar Jalan Wisanggeni dilintasi Angkot. Selain untuk mempermudah akses transportasi bagi warga atau atlet yang ingin ke GOR, keberadaan Angkot juga bisa mendukung sekolah yang ada di sekitarnya.
"Kami sangat mendukung realisasi pembangunan wisma atlet, namun sambil menunggu realisasinya. Kami minta Disporabudpar untuk melakukan perbaikan dan pembenahan penginapan atlet yang ada, agar lebih layak," tegas Habib Ali.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita