Jumat, 24/06/2011, 04:40:00
PP Gelar Aksi Peduli TKW Ruyati dan Darsem
ZM-Zaenal Muttaqin

Setelah melakukan unjuk rasa, anggota PP Bumiayu serahkan hasil penggalangan dana peduli Darsem (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Puluhan anggota Pemuda Pancasila (PP) gelar unjuk rasa peduli Ruyati dan Darsem di halaman Kantor Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Jumat 24 Juni 2011 siang. Aksi juga mengumpulkan dana untuk membantu Darsem, Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang terancam hukuman pancung di Saudi Arabia.

Unjuk rasa dengan aksi teatrikal itu melibat sekitar 30 anggota PP dari PAC Kecamatan Bumiayu dan Paguyangan itu, sempat menganggetkan masyarakat yang tengah mengurus kepentingannya di kantor kecamatan.

Unjuk rasa diawali dengan penggalangan dana dari warga dan pertokoan yang ada di sepanjang jalan Diponegoro Kota Kecamatan Bumiayu. Dana yang terkumpul untuk membantu Darsem, TKW yang terancam hukuman pancung. Aksi teatrikal dilakukan di halaman kantor Kecamatan Bumiayu, yang menggambarkan kesengsaraan para TKW di negara Timur Tengah, seperti Saudi Arabia.

Kordinator aksi yang juga Ketua PAC PP Bumiayu, Zaldi Arifianto SH mengatakan, aksi yang dilakukan dimaksudkan untuk menggugah kepedulian masyarakat. Juga mengingatkan pemerintah agar memberikan perlindungan dan pembekalan bagi para TKI yang akan dikirim ke luar negeri.

"Mereka yang dikirim mennjadi TKI atau TKW harus dibekali dengan keterampilan yang cukup dan pengawasan terhadap PJTKI juga harus selektif," ujar Zaldi.

Dikatakan, perhatian dan pengawasan itu harus dilakukan mulai dari tingkat paling bawah, yakni pemerintahan desa sampai pusat. "Sperti para Kepala Desa juga harus bisa mengawasi warganya yang menjadi TKI," tegasnya.

Sekretaris Camat (Sekcam) Bumiayu, Wahono SH yang menerima para pengunjuk rasa menyambut positif atas aksi unjukrasa peduli Ruyati dan Darsem tersebut. Pihaknya juga berjanji akan meneruskan aspirasi pengunjuk rasa ke pemerintah yang lebih tinggi.

"Terimkasih kepada semua peserta unjuk rasa, apa yang menjadi harapan PP juga harapan kita semua dan akan kami lanjutkan aspirasi ini," katanya kepada para pengunjuk rasa.

Setelah melakukan aksinya, melalui kordinator pengunjuk rasa menyerah hasil penggalangan dananya sebesar lebihdari Rp 700 ribu ke Sekcam Bumiayu, untuk diteruskan ke Darsem melalui dinas terkait. Selanjutnya para pengunjuk rasa secara tertib membubarkan diri dan meninggal kantor Kecamatan Bumiayu.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita