Arus lalu lintas di jalur pantura Brebes macet karena pembangunan tiga jembatan. (Foto: Dok PanturaNews)
PanturaNews (Brebes) – Keterlambatan pembangunan tiga jembatan di jalur pantura Brebes, telah menimbulkan implikasi atau dampak sosial di masyarakat. Terutama jalur lalulintas yang terus mengalami kemacetan dan tersendat. Untuk perlu dilakukan pemantauan yang intensif.
Demikian Bupati Brebes, Agung Widyatoro, disela-sela peresmian Masjid Jami Al Munawaroh Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Sabtu 11 Juni 2011. Bupati minta warga Brebes untuk bersabar.
"Kami mengakui adanya keterlambatan pembangunan sebesar 0,4 persen. Keterlambatan ini bukan karena kesalahan vendor atau kontraktor pelaksana, melainkan karena ada komponen material yang harus dipesan di pabrik. Jadi menunggu pesanan jadi," jelas Agung,
Seperti diberitakan sebelumnya, kemacetan di Pantura Brebes akhir-akhir ini sering terjadi. Hal tersebut diperparah karena adanya perbaikan tiga jembatan di wilayah itu, yakni jembatan Pemali, Balekambang dan jembatan Pakijangan.
Untuk mengurangi kemacetan, polisi menerapkan sistem buka tutup serta mengalihkan kendaraan pribadi dari arah timur melalui Jalan Sultan Agung, Brebes kota, menuju selatan masuk Jatibarang, Ketanggungan dan masuk jalan tol Pejagan.
Para pengendara harus menempuh jarak hingga dua jam perjalanan dari gerbang pintu masuk Jawa Tengah menuju Brebes kota. Padahal pada hari biasa pengendara bisa menempuh waktu 30 menit. Jarak tempuh dari kota Brebes hingga perbatasan Jawa Tengah - Jawa Barat bisa mencapai empat jam atau lebih.
"Saya minta masyarakat Brebes dan para pengguna jalan untuk bersabar, kami tetap akan terus melakukan pemantauan secara intensif," pinta Agung.