PanturaNews (Pekalongan) - Satlantas Polres Pekalongan resmi menahan Suwari (61) warga Kajen, Kabupaten Pekalongan, sopir truk H 1399 HD yang menabrak sepeda motor (SPM) Mio G 6115 RA, Senin 30 Mei 2011 karena menewaskan pengendara Mio. Sopir truk tua ini di jerat dengan Undang-undang RI Tahun 2002 LAJ Lalu Lintas dan Angkutan, dengan diancam hukuman selama 6 tahun.
"Hari ini sopir truk resmi dijadikan tersangka dan kita tahan," ujar Kapolres Pekalongan, AKBP Hanif Sik melalui Kanit Laka Polres Pekalongan, Ipda Damanhuri, Selasa 31 Mei 2011.
Damanhuri mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka selama 6 jam, dan saat ini masih dalam tahanan Mapolres Pekalongan. Menurutnya, kondisi tersangka sehat karena tidak mengalami benturan maupun tekanan benda tumpul, meski korbanya terluka
parah, bahkan sampai meninggal dunia. "Kondisnya sehat, langsung kita tahan untuk proses hukum lebih lanjut," tuturnya.
Dijelaskan, pemilik truk juga diminta bertanggung jawab kepada pihak korban, karena kasus ini terkait dengan pemilik truk, sebab sehari-hari pemilik truk juga merasakan hasil kerja dari sopir yang mengemudikan truk. "Termasuk pemiliknya juga harus bertanggung jawab, karena hubungan pemilik dengan sopir itu saling menguntungkan," tambah Damhuri
Seperti yang diberitakan sebebelumnya, Tabrakan maut terjadi di Jalan Raya Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, tepatnya di warung depan Gereja Karanganyar. Sebuah truk bernomor polisi (Nopol) H 1399 HD menabrak sepeda motor Mio Nopol G 6115 RA yang dikendarai pasangan muda-mudi dari arah yang berlawanan, Senen 30 Mei 2011 sore.
Diduga sopir lepas kendali, sehingga kendaraan itu terseret roda depan hingga menghantam warung di pinggir jalan. Akibat kejadian itu, pengendara sepeda motor Agil Santoso, warga Kebulen, Kota Pekalongan tewas ditempat kejadian perkara (TKP), sementara Luluk Hana warga Prawasan, Kedungwuni Kabupaten Pekalongan mengalami luka parah di bagian tanganya.
Sedangkan pengemudi truk, Hari juga mengalami luka-luka dan saat ini masih dirawat di RSUD Karanganyar bersama korban lainnya.