Kamis, 26/05/2011, 06:34:00
Toko Sinar Optik Ludes Dilalap Si Jago Merah
JAY-Riyanto Jayeng

Toko ptik yang terletak di Jalan Ahmad Yani Nomor 163 Kota Tegal, ludes terbakar (Foto: Riyanto Jayeng)

PanturaNews (Tegal) - Toko Sinar Optik yang terletak di Jalan Ahmad Yani Nomor 163 Kota Tegal, Jawa Tengah, ludes dilalap si jago merah. Kebakaran yang belum diketahui penyebabnya itu dimulai, Kamis 26 Mei 2011 sekitar pukul 15.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu, diperkirakan pemilik toko mengalami kerugian yang nilainya tidak sedikit. Akibat peristiwa itu, ruas jalan Ahmad Yani ditutup sementara dari aktifitas lalulintas hingga pemadaman api dinyatakan selesai.

Kencangnya angin dan terangnya cuaca serta letak sumber kebakaran yang berada di atap bangunan sedikit menyulitkan petugas pemadam kebakaran. Dalam waktu yang singkat, api merambat ke bangunan di sebelah kanan kiri sumber kebakaran. Dua atap bangunan yakni counter Black Berry dan Toko Tukang Gigi She Lai ikut dilalap api. Counter Black Berry yang sedang ditinggal oleh pemiliknya kondisinya makin parah, api mulai melahap semua benda yang ada di dalam toko.

Sementara, pemilik toko Sinar Optik, Santono Budiman, saat dikonfirmasi mengatakan, dirinya tidak mengetahui secara persis penyebab kebakaran itu. Menurutnya, saat kebakaran terjadi dirinya sedang berada di luar toko. “Sehabis sembayang saya langsung ke luar toko, tiba-tiba ada kobaran api yang makin besar di pojok ruangan sembayangan,” kata Santono.

Hingga berita ini diturunkan, upaya pemadaman oleh 4 unit mobil pemadam kebakaran masih terus dilakukan. Puluhan personil Polres Tegal Kota turut terjun mengamankan situasi dan mengatur lalulintas di kawasan pusat kebakaran.

Sementara, warga pemilik bangunan di kanan kiri pusat kebakaran sibuk mengusungi peralatan dan harta mereka untuk diamankan dari bahaya kebakaran. Demikian pula yang dilakukan karyawan Bank Jateng Cabang Pembantu Pasar Pagi yang letaknya hanya 2 bangunan dari toko Optik Sinar, mereka berusaha mengamankan semua berkas dan computer dari bahaya kebakaran.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita