Bambang Mujiono (kanan) berbincang dengan Wakil Walikota Tegal. (Foto: Riyanto Jayeng)
PanturaNews (Tegal) - Benar kata orang, Kota Tegal adalah kota kecil yang tak pernah mati. Dari pagi hingga pagi lagi, selalu ramai dari aktifitas penghuninya. Bukan lantaran letaknya yang strategis di perlintasan kota-kota besar, tapi lebih karena geliat masyarakatnya yang tak pernah diam dari aktifitas demi mempertahankan kehidupan. Dunia kuliner, adalah salah satu ciri khas aktifitas yang nampak. Semakin masuk ke dalam malam hari, maka akan dapat dilihat bahwa usaha kuliner paling mendominasi keramaian kota.
Salah jika ada yang mengatakan bahwa usaha kuliner harus dikelola oleh orang yang punya latar belakang kuliner atau paling tidak paham dengan sejumlah jenis masakan khas. Buktinya, salah seorang koresponden Metro TV yakni Bambang Mujiono alias Bambang Kuncir yang hampir tiap hari bergelut dengan dunia jurnalistik, berani merambah ke bisnis kuliner.
Dengan semangat membara dan perhitungan yang matang, Bambang Kuncir telah membuktikan bahwa jurnalis media massa pun mampu berkiprah di usaha lain yang tidak ada kaitannya asama sekali dengan dunia jurnalistik.
“Kami hanya ingin membuktikan kepada khalayak, bahwa jurnalis juga manusia yang bisa berbuat apa saja termasuk membuka usaha lain yang tidak ada kaitannya dengan kejurnalisan. Tentunya usaha yang halal dan tidak melanggar aturan baik agama maupun pemerintah. Terus terang, awalnya ada kecanggungan saat pertama merintis usaha ini, tapi alhamdulillah berkat dukungan semangat dari istri dan rekan sejawat, saya beranikan diri untuk membuka usaha rumah makan yang sederhana ini,” kata Bambang.
Menyikapi usaha keras yang dilakukan oleh warganya, Walikota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak, dalam sambutan singkatnya saat acara tasyakuran dan soft opening Rumah Makan Oke Resto di komplek Nirmala Scuare Blok F/4 Kota Tegal mengatakan, bangga dengan geliat generasi muda yang mencintai bisnis positif.
“Jujur kami sangat berbangga hati dengan sikap warga Kota Tegal yang peduli dengan geliat ekonomi, khasanah budaya dan kearifan lokal. Bambang Mujiono adalah sekian contoh generasi muda Kota Tegal yang ikut peduli dengan hal-hal demikian. Semoga, usaha Rumah Makan yang dibangunnya ini makin membuat Kota Tegal terkenal di daerah lain dan menjadi pemikat para investor untuk menanamkan investasinya di Kota Tegal,” kata Ikmal.