Ilustrasi
PanturaNews (Tegal) - Sedikitnya 600 pecinta sepeda onthel dari tujuh Paguyuban Pecinta Sepeda Onthel yang berada di wilayah Kota Tegal, Jawa Tengah, kini sudah melebur dalam satu wadah bernama Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti).
Hal itu disampaikan Penasehat Kosti Kota Tegal, Sodik Gagang, usai acara deklarasi Kosti Kota Tegal di pendopo Balaikota Tegal, Minggu 22 Mei 2011.
“Ternyata pecinta sepeda onthel di Kota Tegal jumlahnya cukup banyak, kurang lebih ada 600 anggota yang tersebar di tujuh paguyuban. Ketujuh paguyuban itu antara lain, Senja Ceria (Kelurahan Pesurungan Lor, Pesona (Kelurahan Slerok), Poci (Jalan Perintis Kemerdakaan, Bazoka (Kelurahan Kaligangsa), BOT dan VOC (Komplek Balaikota) dan BOMC (kelurahan Kalinyamat Wetan),” kata Sodik.
Menurut Sodik, kepengurusan Kosti Kota Tegal yang terbentuk pada 12 April 2011 lalu memiliki visi yang sangat kondusif dengan program-program pemerintah. Salah satunya adalah, program pelestarian lingkungan. “Kami sangat menginginkan agar kendaraan speda onthel ini kembali membudaya di masyarakat dari semua kalangan dari pejabat sampai masyarakat umum,” katanya.
Lebih jauh Sodik mengatakan, dengan mencintai dan membudayakan sepeda onthel, setidaknya dapat meringakan beban ala mini dari gas karbon monoksida yang ditimbulkan dari asap kenalpot kendaraan bermotor. Secara tidak langsung, dengan mengurangi kandungan gas beracun di udara bebas, maka komunitas sepeda onthel dapat dikatagorikan sebagai pejuang kelestarian alam.
“Selama ini kita dipusingkan dengan upaya-upaya yang tujuannya mempertahankan udara bersih dengan cara-cara seperti penanaman ribuan pohon, namun kita lupa bahwa setiap hari telah menyebar racun melalui kendaraan bermotor dan asap rokok. Oleh karena itu, marilah kita mengurangi diri untuk tidak membuat polusi udara dengan membudayakan bersepeda onthel,” tegasnya.