Rakerda DPD Partai Golkar Kota Tegal. (Foto: Riyanto Jayeng)
PanturaNews (Tegal) – Partai Golkar Kota Tegal, Jawa Tengah, pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2014, mentargetkan memperoleh delapan kursi di DPRD. Target itu tidak muluk-muluk, karena pada Pemilu 2009 mampu mendongkrak enam kursi. Dari empat kecamatan yang ada, setidaknya akan mendulang suara untuk dua kursi di masing-masing kecamatan.
Demikian ditegaskan Ketua DPD Partai Golkar Kota Tegal, Jawa Tengah, HM Nursholeh MMpd, saat pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Partai Golkar Kota Tegal, Minggu 22 Mei
2011.
“Target perolehan partai Golkar pada pemilu 2014 mendatang tidak akan muluk-muluk, setelah mampu mendongkrak 6 kursi di pemilu 2009, selanjutnya kami hanya menargetkan 8 kursi di pemilu 2014 mendatang,” katanya.
Menurut Nursholeh, pencapaian perolehan kursi itu tentunya harus diimbangi dengan usaha dan upaya seluruh kader partai Golkar di semua kompenen kepengurusan partai. “Setidaknya, di masing-masing pimpinan partai Golkar tingkat kecamatan dapat melahirkan 2 perwakilan untuk duduk di DPRD. Karena jumlahnya ada 4 kecamatan, maka semuanya ada 8 perwakilan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPD Partai Golkar Bidang Organisasi, Drs. Didi Djanuardi. Menurut Didi, untuk pencapaian target perolehan suara dan kursi perwakilan, sudah disiapkan rumusan dan kiat yang jitu. Salah satunya, membangun komitmen loyalitas partai kepada semua kader guna terbentuknya kader partai yang militan.
“Untuk target perolehan suara pada Pemilu 2014 mendatang, Golkar hanya menargetkan 23 persen dari asumsi jumlah pemilih 221 orang. Pada pemilu sebelumnya golkar mampu meraih 20 persen atau terbesar kedua. Target ini bias diperoleh dengan komitmen seluruh kader di seluruh komponen, khususnya di tingkat Kelurahan,” ujarnya.
Lebih jauh dikatakan, dari pimpinan partai Golkar pusat telah memberikan himbauan wajib agar kepengurusan Golkar di tingkat daerah mampu membentuk kader militant minimal 100-150 orang di tiap Kelurahan. Akan tetapi, melalui Rakerda DPD Golkar Kota Tegal, telah merumuskan program Kader Penggerak Teritorial Desa (Karakterdes).
“Program Karakterdes ini artinya adalah di setiap wilayah RT di Kota Tegal harus dapat membentuk 10 kader militan. Asumsinya, jika di Kota Tegal terdapat 1100 RT, maka akan dilahirkan kader militant sebanyak 1100 x 10 = 11 ribu orang. Jika masing-masing kader militant ini mampu membawa 5 orang, maka ada 55 ribu orang. Dari 55 ribu orang ditambah 11 ribu maka ada 66 ribu orang yang dipastikan memilih partrai Golkar. Angka tersebut sama dengan 25 persen dari jumlah total pemilih,” tandasnya.