Kepala SD Negeri 1 Kedunguter, Suwondo diantara gedung perpustakaan yang ambruk. (Foto: Takwo Heriyanto)
PanturaNews (Brebes) - Gedung perpustakaan (Perpus) SD Negeri 1 Kedunguter, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, ambruk pada Minggu 08 Mei 2011 sekitar pukul 21.00 WIB. Akibatnya, kegiatan proses belajar mengajar menjadi terganggu. Bahkan siswa kelas VI terancam tidak bisa mengikuti Ujian Nasional (UN), karena bangunan di ruang kelas III A-B juga terancam ambruk mengingat dinding-dindingnya sudah mulai retak.
Kepala SD Negeri 1 Kedunguter, Suwondo mengatakan ambruknya gedung yang sebelumnya dijadikan ruang guru dan kelas ini, disebabkan karena kondisi gedung yang sudah tua. Gedung tersebut pertama kali dibangun sekitar 1970.
"Meski begitu, ambruknya gedung perpustakaan ini tidak menyebabkan siswa kelas VI SD tidak bisa mengkuti UN yang akan segera dilaksanakan ini," kata Suwondo, Senin 09 Mei 2011.
Menurutnya, akibat ambruknya gedung perpustakaan tersebut, sarana dan prasarana sekolah, seperti sejumlah alat drum band, rebana, almari, meja dan kursi serta lainnya mengalami kerusakan.
"Jika diprediksi kerugian akibat ambruknya gedung perpustakaan ini sekitar Rp 40 hingga 50 juta," ujarnya.
Ia berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes melalui Dinas Pendidikan setempat dapat segera memberikan bantuan perbaikan gedung. Hal itu, mengingat kondisi bangunannya yang usian sudah sudah cukup tua. "Dikhawatirkan, jika tak segera diberi bantuan perbaikan, akan mengancam nyawa siswa-siswa di SD ini," ucapnya.
Sementara itu, Ketua LSM Agustus Kabupaten Brebes yang membidangi pendidikan, Kustoro WHY juga berharap Dinas Pendidikan setempat untuk segera memberikan bantuan perbaikan gedung.
"Setelah adanya kejadian ini, kedepan agar Dinas Pendidikan tidak salah sasaran dalam memberikan bantuan perbaikan sekolah," paparnya.