Sabtu, 26/03/2011, 18:32:00
Sedikitnya Lima Motor Setiap Hari Terpeleset di Tanjakan Ciregol
ZM-Zaenal Muttaqin

Sebuah sepeda motor teperosok bersama pengendaranya di jalan tanjakan Ciregol. (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Kondisi jalan ambles di tajakan Ciregol jalan nasional ruas Tegal - Purwokerto, tepatnya di Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, makin memprihatinkan. Jalan menjadi miring dan curam, sehingga tidak sedikit kendaraan yang melintasinya mengalami kecelakaan, terutama sepeda motor.

"Dalam sepekan ini sudah puluhan sepeda motor jatuh karena terpeleset di tanjakan Ciregol ini," kata Yanto (35) salah satu warga yang setiap hari membantu mengatur lalulintas di Ciregol, Sabtu 26 Maret 2011 sore.

Rata-rata sehari lima pengendara sepeda motor jatuh atau terpeleset di Ciregol, akibat kondisi jalan yang miring dan curam serta berdebu. Kondisi berbahaya itu lebih parah ketika turun hujan.

"Jalan miring, curam dan banyak debu atau pasir, sehingga roda tidak bisa sempurna napak di aspal. Ketika hujan, jalan berubah menjadi berlumpur karena debu yang tebal basah oleh air hujan," terang Yanto.

Sementara itu, pantauan PanturaNews.Com di lokasi, tidak nampak ada aktivitas pengurugan. Lalulintas juga cukup ramai, banyak kendaraan pribadi maupun angkutan umum seperti bus, masih melintas dari dua arah secara bergantian meskipun kesulitan saat melintas di bagian jalan yang ambles.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita