Ilustrasi perpustakaan sekolah.
PanturaNews (Kajen) - Empat Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Pekalongan tahun 2011 ini, mendapatkan dana aspirasi dari DPR RI masing-masing sebesar Rp 205 juta, yakni SDN Bulak Pelem 2 dan SDN Sragi 5, Kecamatan Sragi, dan SDN Bligo Rejo 01 Kecamatan Doro serta SDN Talun Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Dana bantuan dialokasikan untuk pembelian buku dan alat-alat kelengkapan perpustakaan sekolah, guna meningkatkan mutu pendidikan tingkat dasar.
Kepala Unit Pengelola Tekhnis (UPT) Pendidikan Kecamatan Doro, Drs Prayogi MSi ketika dikonfirmasi, membenarkan SDN Bligo Rejo 1 di wilayah UPT Doro mendapatkan bantuan dana aspirasi. Dana itu untuk pembelian buku-buku dan peralatan perpustakaan lainnya seperti komputer.
"Wilayah kami (SDN Bligo Rejo 1) mendapat bantuan dana aspirasi nilainya Rp 205 juta. Kami ya tentunya berterima kasih atas bantuan tersebut, semoga dapat meningkatkan mutu
pendidikan," ucapnya, Kamis 17 Maret 2011 pukul 15.00 WIB.
Sementara Kepala Unit Pengelola Tekhnis (UPT) Pendidikan Kecamatan Sragi, Dra Dwi Wahyuni Msi ketika dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui secara pasti jenis bantuan tersebut. Namun dia membenarkan jika 2 SDN di wilayahnya mendapatkan bantuan masing-masing sebesar Rp 205.000.000.
"Memang 2 SDN itu dapat bantuan Rp 205 juta, tapi saya tidak tahu persis bantuan tersebut dari mana, ada yang bilang dari dana aspirasi dewan, tapi kata Kepala Dinas jangan disebut dana aspirasi, tapi dana APBNP (Anggaran Pendapatan Belanja Negara Pendidikan-red) saja lah," terangnya.
Sedangkan Kepala Sekolah SDN 2 Bulak Pelem, Kecamatan Sragi, Slamet Spd mengatakan, dirinya hanya menerima bantuan tersebut tanpa melalui pengajuan terlebih dahulu. Menurutnya, bantuan sudah dikirim berupa buku dan alat kelengkapan perpustakaan seperti komputer dan lain-lain.
"Buku-bukunya sudah dikirim, tapi karena kita belum mempunyai gedung perpustakaan, alat kelengkapan perpustakaan itu kita simpan ditempat lain," ungkapnya.
Ditempat terpisah Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pekalongan. Hj Hindun Msi ketika dikonfirmasi merasa kaget dengan adanya bantuan pendidikan yang dikabarkan berasal dari dana aspirasi DPR RI itu. Dia mengatakan sejauh ini belum mengetahui secara pasti tentang jenis bantuan yang diberikan kepada empat sekolah itu.
"Kami belum tahu bantuan itu, coba nanti kita cek," katanya singkat.