Kamis, 17/03/2011, 16:06:00
Perut Membesar, Ibu Menderita Liver, Anak Alami Gizi Buruk
ZM-Zaenal Muttaqin

Balita, Ikman Nurohman mengalami gizi buruk. Inzet: Masitoh, menderita liver dan peritnya membesar. (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Malang nian nasib yang dialami balita Ikman Nurohman dan ibunya Masitoh (40), warga Dukuh Mayana RT 03 RW 03 Desa Legok, Kecamatan Bantarkawung, KabupatenBrebes, Jawa Tengah. Pasalnya, Ikman yang baru berusia satu tahun ini, diduga menderita gizi buruk. Sadangkan Masitoh sudah lebih satu tahun ini, menderita penyakit liver yang tak kunjung sembuh.

Perut ibu dan anak ini membesar dan keras, sementara tubuh keduanya nampak kurus dan tinggal kulit serta tulang. "Ibunya menderita penyakit Liver sejak setahun lalu, sekarang anaknya juga mengalami kurang gizi dan perut ibu serta anak ini membesar dan keras," kata Kepala Desa Legok, Mubaesoh kepada PanturaNews, Kamis 17 Maret 2011 siang.

Menurutnya, Masitoh sudah berobat ke beberapa rumah sakit tapi tak kunjung sembuh, padahal harta yang dimilikinya seperti kebun sudah habis dijual untuk biaya pengobatan. Upaya untuk  berobat juga masih sering dilakukan dengan bekal kartu jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) yang dimilikinya.

"Mulanya memakai biaya sendiri, tapi karena sudah kehabisan, kini terpaksa menggunakan kartu Jamkesmas," ujar Mubaesoh.

Ikman Nurohman, mulanya sering mengalami sakit-sakitan dan juga menderita radang tenggorokan, kemudian badannya kurus dan perutnya membesar. Diduga karena kondisi ibunya yang sakit dan tidak bisa memberikan air susu ibu yang cukup, sehingga anak ini mengalami gizi buruk. "Sepertinya menderita gizi buruk, karena ibunya juga sakit dan tidak bisa merawat anaknya dengan baik," terangnya..

Dikatakan, suami Masitoh, Tono (45) sehari-hari hanya bekerja sebagai buruh serabutan, sehingga ekonominya sangat lemah dan miskin. Dengan kondisi Masitoh dan anaknya yang menderita sakit itu, diharapkan ada perhatian dari Pemkab Brebes untuk memberikan bantuan biaya pengobatan. Selama ini bantuan baru diperoleh dari warga sekitar yang bersimpati dengan menggalang dana bantuan.

"Warga sekitar sudah menggalang dana dan diberikan untuk biaya berobat, tapi jumlahnya masih belum mencukupi," kata Mubaesoh.

Sementara itu, Camat Bantarkawung, Edi Sudarmanto SIP melalui Kasi Kesos, Dalmadi SH mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari Kades Legok, tentang ibu dan anak yang menderita sakit tersebut. Pihaknya juga sedang berupaya membantu dengan melaporkan ke Bupati Brebes melalui dinas terkait.

"Ibu dan anak yang menderita sakit termasuk warga yang miskin dan sangat butuh bantuan. Kami sudah meninjau kondisinya dan sedang kami buat laporan untuk Bupati," katanya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita