Ilustrasi pembangunan drainase (Foto: Dokumen)
PanturaNews (Brebes) – Proyek pembangunan drainase sepanjang sekitar 400 meter dengan anggaran Rp 50 juta di Pekauman, Kelurahan Brebes, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, ditinggal kabur rekanan penggarapnya. Padahal proyek yang belum selesai itu, membuat warga sekitar kesal, termasuk salah satu anggota DPRD Brebes. Pasalnya, jika turun hujan air sungai meluap ke perumahan warga.
“Akibat pekerjaan yang ditinggal pergi, saat hujan turun air sungai pun meluap dan membanjiri lingkungan warga. Warga juga jelas kecewa dengan pelaksana pekerjaan,’’ terang warga sekitar, Rabu 16 Maret 2011.
Menurutnya, pekerjaan dimulai pada akhir tahun 2010. Namun, belum lama digarap, entah kenapa tiba-tiba pekerjaan belum rampung tapi tidak ada aktifitas lagi.
Sementara Anggota DPRD Kabupaten Brebes, Siti Mazkiah yang merupakan warga Pekauman Brebes, mengaku kecewa dengan rekanan yang menggarap pekerjaan itu.
"Pelaksana pekerjaan pada saat itu juga sempat meminta semen sebanyak empat sak kepada saya. Namun, setelah kami memberikan uang, pekerjaan itu tak kunjung rampung. Bahkan pekerjanya malah sekarang tidak terlihat lagi. Padahal, pekerjaan drainase belum rampung," jelasnya sambil menambahkan kalau proyek tersebut merupakan aspirasinya.
Kendati demikian, saat ditanya rekanan dari mana, mantan ketua IBI Brebes itu mengaku tidak tahu. "Yang jelas, proyek itu sekarang mangkrak. Sedangkan sejumlah material juga masih ada yang menumpuk di lokasi. Dan penyebabnya, kami tidak tahu," pungkas Mazkiyah.