Jumat, 04/03/2011, 23:50:00
Mbah Karyo Ingin Pemilukada Menghasilkan Pemimpin Baru
AZ-Agus Zahid

Mbah Karyo.

PanturaNews (Kajen) – Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) di Kabupaten Pekalongan 01 Mei 2011, bagi sebagian warga seperti Mbah Karyo (55) warga Tirto, Kabupaten Pekalongan yang dikenal sebagai paranormal, menghendaki adanya pembaharuan. Kakek yang mempunyai 5 cucu ini, mengagap belum ada pembaharuan jika yang terpilih adalah calon-calon yang pernah menjabat sebelumnya alias incumbent.

"Saya menginginkan bupati atau wakil bupati yang terpilih nanti belum pernah menjabat, karena itu akan membawa perubahan," ujar Mbah Karyo, Jumat 04 Februari 2011.

Menurut Mbah Karyo, Pasangan Calon Drs Amat Antono dan Fadia Arofik, dengan Pasangan Drs Hj Siti Qomariyah MA dan Riswadi Riswood, serta Pasangan Pontjo-Broto adalah sama alias tidak ada perbedaan. Antono dengan Qomariyah pernah menjabat dalam satu paket, Qomariyah dan Pontjo juga pernah menjabat, bahkan masih menjabat dalam satu paket bupati dan wakil bupati.

"Bedanya apa, kalau toh jalan-jalan desa sekarang ini rusak, juga hasil kebijakan mereka

bertiga, jadi tidak ada yang lebih baik," tutur Mbah Karyo.

Karena itu, lanjut Mbah Karyo, Kabupaten Pekalongan perlu sosok baru yang belum pernah menjabat menjadi bupati atau wakil bupati, sehingga akan ada perubahan. Sebab perubahan dimulai dari kebijakan dan pemikiran yang berbeda, dan bukan merupakan matarantai dari kebijakan terdahulu. "Secara pribadi saya ingin perubahan, sehingga saya pun akan memilih orang baru," tandasnya.

Sementara itu, berdasarkan survai di kalangan para pegawai dan beberapa pejabat mengenai dukunganya terhadap para calon, mereka tak berani transparan. Namun mayoritas dari mereka mengatakan bakal mendukung calon yang menang.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita