Anggota DPRD dari Fraksi PKS, Rofii Ali S.si (Foto: SL Gaharu)
PanturaNews (Tegal) - Sejumlah Kepala Kelurahan di Kota Tegal, Jawa Tengah, mengeluhkan minimnya anggaran Pemberian Stimulan Pembangunan Desa (PSPD) pada APBD 2011 yang hanya Rp 107 juta per kelurahan. Mereka meminta agar penganggaran PSPD disesuaikan dengan kondisi luas wilayah, dan kepadatan penduduk di tiap kelurahan.
Demikian disampaikan anggota DPRD Kota Tegal dari Fraksi PKS, Rofii Ali S.si atas dasar keluhan dari Lurah Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, Yusmana, Senin 28 Pebruari 2011.
“Pada intinya, keluhan itu dirasakan oleh hampir semua kepala kelurahan. Khusus untuk Kelurahan Randugunting yang wilayahnya cukup luas, berharap ada penambahan sampai dengan 30 persen. Minimnya anggaran PSPD ini akan kami coba koordinasikan dengan Komisi yang membidanginya, yakni Komisi I,” kata Rofii.
Menurut Rofii, ada benarnya usulan yang disampaikan oleh Lurah Randugunting dan lurah-lurah lainnya. Idealnya dana PSPD haruslah disesuaikan dengan kapasitas Kelurahan dengan parameter keluasan wilayah dan kepadatan penduduk. “Kami sepakat jika dana PSPD dinaikan, mengingat kebutuhan operasional Kelurahan saat ini teramat besar,” ujarnya.
Sementara anggota Komisi I DPRD Kota Tegal dari Fraksi Demokrat, H Ahmad Satori SE saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa penganggaran dana PSPD dalam APBD tahun 2011 disinkronkan dengan adanya wacana pemekaran wilayah kelurahan. Akan tetapi, hal itu akan menjadi bahan kajian atau dibahas kembali dalam APBD tahun 2012.
“Kalau memang dengan anggaran Rp 107 juta masih terlalu kecil, maka kami akan mencoba untuk mengkaji lagi dalam penganggaran di tahun 2012. Jika minta ditambahi 30 persen dalam APBD 2011 itu sangat tidak mungkin. Baiklah usulan ini nanti akan saya sampaikan dalam rapat komisi agar bisa dipertimbangkan,” kata Satori.
Sebelumnya, Walikota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak saat menerima laporan penarikan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Pancasakti di pendopo balaikota Tegal, Senin 22 November 2010 lalu, mengatakan, bahwa dana PSPD, untuk kelurahan se – Kota Tegal, memang masih kurang. Setiap kelurahan menerima dana PSPD antara Rp 200 juta hingga Rp 300 juta.
Walikota menegaskan, penambahan PSPD, tidak bisa dilakukan di tahun anggaran 2011, dikarenakan , waktu yang sudah tidak memadai. namun penambahan bantuan PSPD, akan diusulkan pada tahun 2012.
Dalam rekomendasi paska KKN, koordinator wilayah KKN Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, Masfuad, saat itu mengatakan, setelah melakukan KKN di 12 kelurahan yang terletak di Kecamatan Margdana dan Tegal Selatan selama 2 bulan, mahasiswa memberikan rekomendasi kepada Pemerintah Kota Tegal, agar bisa menambah dana PSPD bagi Kelurahan di Kota Tegal.