Pengurus UKM Gapoktan “Uman Jaya” Desa Jagalempeni saat acara rapat anggota tahunan (Foto: Kuntoro)
PanturaNews (Brebes) – Modal simpan pinjam Usaha Kecil Menengah (UKM) Gapoktan “Uman Jaya” Desa Jagalempeni, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang berasal dari dana Program Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) telah bertambah sebesar 30 persen, dari semula Rp 100 juta kini telah menjadi Rp 130 juta.
Hal tersebut dikemukan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Pertama (I) UKM Gapoktan “Uman Jaya”, Kamis 24 Februari 2011, di halaman sekretariat Gapoktan, Jagalempeni.
Ketua Gapoktan “Uman Jaya”, Mochamad Widoro, didampingi pengelola Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Gapoktan “Uman Jaya”, Abdul Gholib Abdullah mengatakan kegiatan simpan pinjam yang telah dilakukan sejak Desember 2009 lalu, telah mengembangkan modal sebesar 30 persen.
“Saat ini modal dari kegiatan simpan pinjam LKM kami telah berkembang menjadi Rp 130 juta dari modal awal Rp 100 juta,” kata Gholib.
Menurut Gholib, anggota LKM sudah 90 orang, namun untuk tahun ini sudah ada tambahan calon anggota 10 orang. Sehingga total untuk tahun 2011, anggota LKM bertambah menjadi 100 orang.
“Harapan kedepan LKM kami bisa berkembang menjadi Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) yang mempunyai standar kegiatan simpan pinjam. Karena selama ini kami hanya melakukan kegiatan peminjaman tanpa melakukan penyimpanan,” ujar Gholib.
Selain kegiatan simpan pinjam, LKM Gapoktan “Uman Jaya” juga melakukan kegiatan sosial, diantaranya penyantunan anak yatim, pemberian zakat dan infaq.