Sabtu, 12/02/2011, 17:11:00
Pemilukada, Masyarakat dan Pers Diminta Profesional
AZ-Agus Zahid

Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H Asif Kholbihi SH (Foto: SL Gaharu)

Panturanres (Pekalongan) – Dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah yang akan digelar 01 Mei 2011, semua elemen masyarakat termasuk insan pers untuk profesional. Profesionalitas itu diimplementasikan dengan cara kerja sesuai aturan yang berlaku dalam profesinya masing-masing.

Demikian Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Asif Kholbihi, SH saat pertemuan dengan wartawan yang bertajuk "Silaturrahmi Jalin Persaudaraan" di Rumah Makan Kulu Asri, Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Sabtu 12 Februari 2011 pukul 12.30 WIB.

"Kami minta semua profesional sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing, serta tetap mengedepankan azaz praduga tak bersalah," harap Asif yang juga sebagai Ketua Tim Sukses “Qori Mantap” yakni pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Doktor Hj Siti Qomariyah MA dan Riswadi Rieswood, koalisi PKB dan PDI Perjuangan.

Dikatakan Asif, dia tetap akan professional. Artinya, tidak akan mencampur adukkan antara kewenangan sebagai Ketua DPRD dengan posisinya sebagai Ketua Tim Sukses Qori Mantap. Karenanya, pihak lain pun juga hendaknya menerapkan hal yang sama. Selaku tim sukses tentunya akan all out memperjuangkan pasangan Qori Mantap, namun selaku ketua dewan tetap akan bersikap profesional dan tidak akan melakukan intervensi terhadap siapapun, termasuk kepada wartawan.

"Kami tidak akan mengintervensi rekan-rekan wartawan. Yang terpenting ada komunikasi dan

keterbukaan, karena kami tahu dan memahami tentang dunia dan kinerja jurnalistik," tutur Asif.

Disampaikan Asif, pertemuanya dengan sejumlah wartawan tak mengandung muatan politik maupun maksud apapun. Pertemuan itu hanya untuk menjalin persaudaraan, lazimnya pertemuan seorang pejabat publik dengan wartawan untuk konfirmasi masalah tertentu.

"Tolong sampaikan kepada teman-teman wartawan lainnya, pertemuan ini tidak ada maksud apa-apa, hanya untuk menjalin persaudaraan diantara kita. Biasanya kita ketemu di kantor, sekali-kali kita bareng makan di rumah makan," ujarnya berkelakar.

Semua pihak saling menghargai, lanjut Asif, sesuainya dengan profesinya masing-masing, tanpa ada intervensi dari pihak-pihak tertentu. Sehingga akan tercapai kehidupan demokrasi yang sebenarnya-benarnya, sebab ciri kehidupan berdemokrasi adalah saling menghargai.

"Silahkan temen-temen pers bekerja sesuai dengan profesinya, yang penting masing-masing saling menghargai, inilah bentuk kehidupan berdemokrasi. Masalah menang atau tidak dalam Pemilukada nanti, Wallahua'lam,” tambah Asif.

Dalam Silaturrahmi dengan sejumlah warawan itu, hadir pula dua anggota DPRD Kabupaten Pekalongandari Fraksi PDI Perjuangan, H Kundarto dan Sumar Rosul.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita