Kapolres Brebes AKBP Beno Louhenapessy saat interogasi tiga anggota komplotan curanmor (Foto: Takwo Heriyanto)
PanturaNews (Brebes) - Anggota jajaran Polres Brebes, Jawa Tengah, terpaksa menembakan timah panas kearah paha kiri tersangka pencuri kendaraan bermotor (curanmor) lintas pulau, Rabu 19 Januari 2011.
Hal tersebut dilakukan lantaran tersangka yang diketahui bernama Taufik Nurdin (23), warga Desa Wayurang, Kecamatan Kalinda, Lampung itu, berusaha melawan petugas saat akan ditangkap. "Tersangka terpaksa ditembak, karena berusaha kabur dan melawan petugas," kata Kapolres Brebes, AKBP Beno Louhenapessy.
Menurutnya, penangkapan tiga tersangka itu berawal dari adanya laporan masyarakat. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti, dan didapat informasi tersangka akan melakukan aksinya di Desa Petunjungan, Brebes.
"Begitu tersangka lengah, anggota kami langsung menyergapnya. Namun, karena berusaha kabur dan melawan terpaksa ditembak," ujar Kapolres didampingi Kasat Reskrim, AKP Sugeng SH.
Dijelaskannya, dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan dua sepeda motor. Yakni, Yamaha Mio putih G-6630-LR dan Honda Supra X merah G-4641-GZ. Sementara, tiga anggota komplotan lainnya, kini masih dalam pengejaran Polres Brebes.
Kapolres juga mengatakan, tersangka diketahui sebagai pelaku curanmor lintas pulau. Selain beraksi di Brebes, wilayah operasinya mencapai Kabupaten Tegal, Kota Tegal, Kabupaten Cirebon dan beberapa kota di Sumatera.
Dalam melakukan aksinya, tersangka mencuri sepeda motor dengan menggunakan kunci palsu. Sasarannya adalah sepeda motor yang sedang diparkir di rumah atau tempat umum. "Kami akan kembangkan terus kasus ini. Untuk tiga tersangka lainnya masih dalam pengejaran," ungkapnya.
Sementara itu, tersangka Taufik Nurdin (33) saat dikonfirmasi mengaku, aksi curanmor yang dilakukannya itu di wilayah pantura sejak tahun baru lalu. "Dari mulai tahun baru hingga kini sudah enam kali saya mencuri sepeda motor dengan dibantu tiga teman," akunya. Motor hasil curian kendaraan motor itu dipasarkan ke daerah Indramayu, Jawa Barat.